Glositis

Glositis adalah kondisi radang yang terjadi pada lidah dan membuat lidang terlihat lebih halus atau licin.

Glositis merupakan gangguan yang terjadi pada lidah dimana lidah tersebut terlihat lebih halus dan lebih licin. Kondisi tersebut bisa dialami manusia karena bintil-bintil lidah (papillae) hilang akibat peradangan. Tidak hanya itu, glositis juga dapat menunjukkan perubahan pada lidah, lunak, dan bengkak di bagian tersebut.

Glositis bisa terjadi secara tiba-tiba, dan kondisi tersebut bisa dialami baik yang belum pernah merasakannya maupun yang sudah. Peradangan yang parah pada lidah dapat membuat seseorang menderita sehingga dapat menyebabkan kesulitan ketika berbicara dan makan.

Jenis Glositis
Glositis dibagi menjadi tiga jenis, antara lain:

  • Glositis akut

Glositis akut bisa terjadi secara tiba-tiba dan dapat menimbulkan gejala yang parah pada tubuh manusia. Glositis akut biasanya disebabkan oleh reaksi alergi terhadap sesuatu yang masuk ke dalam mulut.

  • Glositis kronis

Glositis kronis terjadi karena peradangan dalam waktu yang lama dan berhubungan dengan kondisi atau penyakit lain yang sedang dialami di dalam tubuh manusia.

  • Glositis atrofi

Glositis atrofi membuat bintil-bintil pada lidah hilang sehingga permukaan lidah menjadi licin dan terlihat berkilau.

Gejala
Glositis dapat menunjukkan gejala ringan atau berat. Hal tersebut juga bisa terjadi baik untuk sementara maupun secara permanen. Glositis bisa terjadi secara tiba-tiba dan gejala yang dialami dapat berkembang menjadi lebih parah. Berikut adalah gejala-gejala yang kemungkinan dialami manusia jika mengalami glositis:

  • Pembengkakan

Glositis bisa menimbulkan pembengkakan di bagian lidah. Jika membesar, maka dapat membuat manusia kesulitan bernafas. Tidak hanya itu, hal tersebut juga dapat membuat mereka kesulitan berbicara dan mengkonsumsi makanan.

  • Permukaan yang licin

Permukaan di bagian lidah bisa menjadi licin akibat glositis.

  • Perubahan warna

Warna lidah akan berubah menjadi merah terang jika manusia mengalami glositis.

Penyebab
Glositis bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  • Reaksi alergi terhadap bahan yang masuk ke dalam mulut seperti obat kumur.
  • Seseorang mengalami sindrom Sjogren.
  • Infeksi pada mulut.
  • Kondisi kulit yang mempengaruhi bagian rongga mulut.
  • Faktor hormon.
  • Kekurangan nutrisi seperti vitamin B12.
  • Faktor keturunan.
  • Terpapar oleh benda yang dapat membuat seseorang mengalami iritasi seperti tembakau.

Diagnosis
Jika Anda mengalami gangguan pada lidah seperti glositis, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Diagnosis dapat dilakukan melalui:

  • Pemeriksaan lidah

Pemeriksaan lidah dapat dilakukan untuk memastikan jika lidah tersebut mengalami pembengkakan dan mengalami perubahan warna.

  • Pemeriksaan riwayat kesehatan

Pemeriksaan riwayat kesehatan dapat dilakukan untuk mengetahui apakah ada penyakit tertentu yang dapat membuat pasien mengalami glositis.

  • Pemeriksaan darah atau air liur

Pemeriksaan darah atau air liur dapat dilakukan untuk mengetahui jika ada sesuatu yang menyebabkan pasien mengalami peradangan pada lidah.

Pengobatan
Untuk mengobati glositis, dokter menganjurkan Anda untuk menggunakan obat antibiotik, anti virus, anti jamur, atau obat-obatan lain berdasarkan penyebabnya.

Pencegahan
Selain pengobatan, berikut adalah beberapa cara yang sebaiknya dilakukan untuk mencegah glositis:

  • Menjaga kesehatan rongga mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari.
  • Hindari bahan yang menyebabkan Anda mengalami glositis seperti tembakau.
  • Tetap menjaga nutrisi di dalam tubuh.
  • Rajin memeriksa gigi ke dokter minimal sekali setiap 6 bulan.

Kesimpulan

Glositis merupakan gangguan medis yang perlu diwaspadai, karena hal tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala seperti peradangan pada lidah. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengatasi masalah seperti ini, Anda sebaiknya lakukan hal-hal yang dianjurkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut mengenai glositis, Anda bisa tanyakan masalah ini ke dokter.

Batu Tawas, Bahan Alami untuk Hilangkan Bau Badan

Banyak orang menggunakan deodoran agar lebih segar dan terhindar dari bau badan. Namun, seiring kesadaran menerapkan gaya hidup sehat, banyak orang mulai kembali melirik bahan alami. Termasuk untuk menghilangkan bau badan. Oleh karenanya, batu tawas mulai banyak digunakan kembali.

Selain lebih aman, kandungan antibakteri dan harga yang relatif murah juga menjadi daya tarik dari batu tawas ini. Penggunaannya bahkan tidak terbatas untuk deodoran, orang menggunakannya sebagai astringent topikal, antiseptik untuk luka, dan obat jerawat.  

Atasi bau badan dengan batu tawas

Hampir semua orang lebih banyak berkeringat di bagian ketiak. Hal ini wajar sekali, sebab dari 2-4 juta kelenjar keringat yang terdapat di dalam tubuh, sebagian besarnya terdapat di ketiak.

Keringat yang banyak dikeluarkan oleh ketiak menjadi salah satu pemicu bau badan. Sebetulnya, keringat saja tidak menyebabkan bau, tetapi keringat yang bertemu dengan bakteri menciptakan bau tidak sedap.

Batu tawas mampu menciptakan ‘penghalang’ berpori yang mencegah bakteri berinteraksi dengan keringat. Dengan demikian, tidak akan muncul bau badan meskipun ketiak Anda banyak berkeringat.

Jadi, saat Anda tetap berkeringat bukan berarti batu tawas tidak memberikan efek. Sebab bahan ini memang tidak mencegah pengeluaran keringat. Akan tetapi, seperti disebutkan sebelumnya, Anda akan bebas bau badan meskipun dalam kondisi berkeringat.

Kemampuan antimikroba dari batu tawas telah diuji melalui penelitian ilmiah. Salah satunya, berdasarkan hasil penelitian yang dirilis oleh Journal of Clinical and Health Science, diketahui bahwa batu tawas memiliki efek antibakteri yang cukup luas, mampu membasmi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif.

Dari penelitian tersebut, diketahui pula bahwa batu tawas memiliki efek antijamur.  Secara spesifik, batu tawas juga dapat membunuh bakteri penyebab bau badan.

Cara penggunaan batu tawas

Bagi Anda yang ingin beralih ke bahan alami, batu tawas dapat menjadi alternatif pengganti deodoran. Di pasaran, batu tawas tersedia dalam bentuk cair, serbuk, serta padat. Anda dapat memilih bentuk sediaan yang dirasa paling cocok.

Di samping bentuk sediaan tersebut, Anda juga dapat menggunakan batu tawas dalam bentuk aslinya, yaitu batu kristal. Memang ada trik khusus bila Anda ingin menggunakan dalam bentuk batu kristal.

Pertama, batu tawas perlu disiram dengan air. Sebelum mulai digunakan, perhatikan adakah bagian runcing dari batu tersebut. Usahakan Anda tidak menggosok badan dengan bagian batu yang runcing.

Selanjutnya, gosokkan batu tawas pada bagian-bagian tubuh yang biasa menghasilkan banyak keringat. Lakukan terus proses ini sampai bagian tubuh yang digosok mulai terasa kering. Saat sudah terasa kering, artinya penggunaan batu tawas sudah mencukupi. 

Disarankan untuk memakai batu tawas persis setelah mandi. Pada waktu tersebut, biasanya badan masih bersih dan belum berkeringat. Pastikan pula untuk mengaplikasikan batu tawas secara merata pada bagian tubuh yang paling banyak berkeringat.

Penggunaan batu tawas sangat sesuai bila Anda ingin beralih ke bahan alam dan menghindari efek buruk bahan kimia. Namun, bukan berarti batu tawas tidak memiliki efek samping sama sekali. Anda mungkin mengalami iritasi saat menggunakan batu tawas.

Iritasi mungkin timbul saat ada luka atau Anda baru saja bercukur. Gejala-gejala lain yang mungkin timbul adalah ruam dan gatal. Biasanya, kondisi ini akan membaik setelah beberapa waktu. Namun, jika iritasi terus terjadi, sebaiknya hentikan penggunaan batu tawas. 

Apakah Anda Memiliki Faktor yang Menyebabkan Tulang Keropos?

Tulang keropos menyebabkan lubang-lubang kecil pada tulang bertambah besar

Osteoporosis atau secara harfiah “tulang keropos,” adalah penyakit yang sangat menipiskan kerangka di dalam tulang Anda sehingga menyebabkan mudahnya patah tulang.

Menjaga tulang Anda kuat adalah tujuan yang bagus untuk segala usia. Namun tulang yang kuat biasanya menjadi prioritas yang lebih besar setelah Anda berusia 50 tahun, ketika tulang Anda menjadi lebih lemah.

Biasanya, kita tidak bisa merasakan apa yang terjadi di dalam tulang kita. Namun sepanjang hidup Anda, timsel khusus di dalam tubuh terus memperbarui kerangka mikroskopis kolagen dan mineral, termasuk kalsium, yang menjaga tulang Anda kuat. Sehingga tulang lama dipecah dan diganti setiap hari dengan tulang baru.

Sampai sekitar usia Anda 25 tahun, sel khusus tersebut menambahkan lebih banyak tulang baru daripada yang dibutuhkan, sehingga kepadatan tulang Anda meningkat. Dari sekitar usia 25 hingga usia 50, kepadatan tulang Anda cenderung tetap stabil dengan jumlah tulang yang sama dan kerusakan tulang. Setelah usia 50, kerusakan tulang (resorpsi) melebihi pembentukan tulang dan keropos tulang sering dipercepat, terutama pada saat Anda menopause.

Resiko tulang keropos lebih tinggi pada wanita karena tulang wanita biasanya lebih kecil dan kurang padat daripada tulang pria.  Resiko tersebut akan meningkat saat memasuki menopause, ketika kadar estrogen yang menopang tulang Anda turun. Tetapi pria juga berisiko. Riwayat keluarga terkait patah tulang karena osteoporosis meningkatkan peluang bagi kedua jenis kelamin.

Kondisi medis tertentu dapat mengancam keropos tulang secara langsung atau melalui efek obat-obatan dan perawatan lainnya. Faktor resiko lain termasuk:

  • Asupan kalsium, vitamin D, kalium atau protein rendah
  • Tidak aktif
  • Merokok
  • Terlalu sering mengkonsumsi alkohol
  • Penggunaan jangka panjang dari obat-obatan seperti glukokortikoid (seperti prednison untuk asma atau radang sendi), beberapa obat anti kejang dan terlalu sering menggunakan antasida yang mengandung aluminium.
  • Gangguan makan yang mengurangi berat badan Anda
  • Rendahnya tingkat estrogen untuk wanita atau testosteron untuk pria

Karena keropos tulang dapat terjadi pada siapapun, bahkan berapapun usia Anda, Anda perlu menjaga kesehatan tulang Anda. Tidak pernah terlalu dini untuk mulai berpikir tentang mempertahankan kepadatan mineral tulang. Berikut langkah-langkah yang dapat membantu mencegah tulang keropos:

  • Konsumsi kalium dan protein
  • Pastikan Anda memenuhi kuota kalsium Anda
  • Tambahkan vitamin D
  • Konsumsi makanan atau suplemen yang mengandung kalsium 
  • Lakukan latihan atau olahraga yang menahan beban secara teratur
  • Mengurangi asupan kafein dan alkohol
  • Berhenti merokok

Program pengobatan keropos tulang mencakup fokus pada nutrisi yang tepat, olahraga, dan masalah keamanan untuk mencegah jatuh yang dapat menyebabkan patah tulang. Selain itu, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk memperlambat atau menghentikan keropos tulang, meningkatkan kepadatan tulang, dan mengurangi risiko patah tulang.

Inilah 6 Manfaat Luar Biasa Melakukan Olahraga Pagi

Olahraga pagi sangat baik untuk memulai hari. Banyak orang merasa kesulitan untuk berolahraga selama 30 menit, setiap pagi. Terlebih mereka yang telah berkeluarga dan bekerja dari jam 9 hingga jam 5 sore. Selalu ada alasan untuk tidak berolahraga, entah urusan keluarga atau pekerjaan.

Padahal, membiasakan olahraga pagi merupakan salah satu solusi untuk membuat Anda tetap bersemangat. Memang lebih menarik untuk mematikan alarm dan tidur lebih panjang. Tapi, bila Anda berhasil bangun dan membiasakan diri berolahraga setiap pagi, Anda akan bangga dengan pencapaian tersebut, merasa percaya diri, dan memperoleh banyak manfaat kesehatan.

Setidaknya, ada enam manfaat yang akan Anda peroleh jika membiasakan diri berolahraga rutin setiap pagi.

1. Lebih berenergi

Cara terbaik agar lebih berenergi dan siap memulai hari adalah dengan melakukan olahraga pagi. Bahkan olahraga pagi dapat memberi Anda energi lebih banyak dibanding secangkir kopi.

Anda akan mendapat tambahan energi secara instan. Lebih dari itu, Anda juga akan memiliki kejelasan  pandangan secara mental, sehingga hari Anda menjadi lebih produktif.

2. Suasana hati yang lebih baik

Memulai hari dengan berkeringat akan memberi Anda endorphin, serotonin, dan dopamine. Tidak heran, setelahnya Anda akan merasa lebih bahagia dan optimis.

Senyawa-senyawa tersebut memperbaiki suasana hati Anda dan membantu mengatasi stres. Perasaan lebih baik juga akan muncul karena Anda memulai hari dengan melakukan sesuatu yang baik bagi diri dan kesehatan Anda.

3. Memperbaiki kualitas tidur

Secara umum, berolahraga dapat memperbaiki kualitas tidur. Akan tetapi, berolahraga di sore hari akan membuat Anda lebih sulit tidur karena produksi endorphin.

Penelitian menunjukkan, orang yang berolahraga sekitar pukul 7 pagi, cenderung memiliki tidur yang lebih berkualitas dibanding mereka yang berolahraga di sore atau malam hari.

4. Membantu menurunkan tekanan darah

Berolahraga secara rutin sangat baik untuk mencegah hipertensi. Dan olahraga pagi, jauh lebih baik lagi.

Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa olahraga pagi sangat baik untuk menurunkan tekanan darah. Para peneliti menemukan, mereka yang berolahraga di pagi hari tekanan darahnya turun hingga 10%. Dan penurunan ini tidak hanya di pagi hari, tetapi sepanjang hari.

5. Membantu mengontrol nafsu makan

Berolahraga secara umum dapat membantu untuk mengontrol nafsu makan dengan menekan produksi hormon ghrelin. Hormon ini kerap disebut ‘hormon lapar’.

Dari semua waktu melakukan olahraga, olahraga pagi ternyata memiliki efek lebih baik dalam menekan hormon ghrelin. Efeknya, Anda akan lebih jarang merasa lapar.

6. Menurunkan kadar stres

Dalam kondisi tertekan, tubuh kita memproduksi hormon kortisol, si pemicu stres. Olahraga pagi dapat menurunkan kadar hormon kortisol di dalam tubuh. Bukankah menyenangkan sekali untuk memulai kegiatan atau bekerja tanpa stres dan tekanan?

Stres juga berdampak buruk pada tubuh, otot cenderung tertekan dan kaku saat Anda merasa stres. Berolahraga akan melepaskan tekanan tersebut dan membuat otot menjadi lebih rileks.

Memang tidak semua orang dapat membiasakan diri berolahraga pagi, meskipun banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh. Sebagian mungkin terhalang oleh jadwal pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.

Bila Anda tidak dapat melakukan olahraga pagi, paling tidak menyempatkan berolahraga rutin setiap hari. Baik itu siang hari, sore hari, atau malam hari, sesuai dengan jam kegiatan Anda. Penting sekali untuk menjaga jadwal berolahraga secara teratur.

Cara Move On Bisa Dilakukan Dengan Hal Ini

Bagi sebagian orang, salah satu hal yang paling menyakitkan dalam hidupnya adalah ditinggal oleh mantan. Hal tersebut membuat mereka susah untuk menjalani kehidupan atau move on. Jika Anda merupakan salah satu orang yang sering atau pernah mengalami hal yang serupa, maka cara move on dapat dilakukan di bawah ini.

Cara move on mungkin sulit untuk dilakukan pada awalnya. Jika Anda terus melupakan apa yang terjadi di masa lalu, maka Anda akan semakin terbiasa untuk menghadapi situasi atau kehidupan yang baru tanpa mantan.

Rasa sakit hati karena ditinggal mantan membuat Anda merasa ingin kembali dengannya. Namun, jika mantan telah berhubungan dengan pasangan lain, bahkan sampai berencana untuk menikah, hal tersebut bisa membuat Anda merasa kompetitif untuk merebut kembali mantan pasangan Anda. Sebagian orang mungkin merasa bahwa mereka tidak memiliki harapan untuk merebut kembali cintanya.

Masalah seperti ini bisa membuat seseorang sulit untuk menjalani hidup sehingga bisa mempengaruhi masa depan mereka. Oleh karena itu, untuk membantu melanjutkan hidup, berikut adalah cara move on yang dapat Anda lakukan, bahkan ketika Anda ditinggal mantan untuk menikah dengan orang lain:

  1. Melupakan perasaan

Salah satu cara move on yang dapat dilakukan adalah melupakan perasaan Anda terhadap mantan. Bila perlu, Anda bisa memberikan waktu untuk menyendiri. Hal tersebut dapat membantu Anda untuk menghilangkan emosi yang dialami seperti sedih. Salah satu tempat yang dapat Anda lakukan adalah kamar tidur.

  • Jangan menyalahkan diri

Cara lain yang dapat dilakukan adalah jangan menyalahkan diri. Bagi sebagian orang, mantan yang menikah bisa membuat mereka bertanya-tanya seperti “Apa salahku?” atau “Apakah aku tidak cocok dengannya?”

Masalah seperti ini dapat membuat Anda sulit move on karena Anda fokus pada kesalahan Anda yang tidak Anda lakukan. Jika Anda yakin bahwa Anda tidak bersalah atas masalah seperti ini, Anda sebaiknya jangan terus berpikir negatif atau Anda sebaiknya berpikir positif seperti merasa bersyukur karena si mantan punya pasangan yang lebih baik dan bisa membuatnya bahagia.

  • Curhat kepada orang terdekat

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah curhat kepada orang terdekat. Anda tidak perlu menghadapi masalah seperti ini sendiri, karena Anda bisa meminta bantuan supaya Anda fokus untuk menjalani hidup. Orang-orang terdekat Anda mungkin punya masalah yang sama dan bisa berbagi mengenai cara yang telah dilakukannya.

  • Hapus kontak mantan

Anda juga sebaiknya hapus kontak mantan jika masalah yang Anda hadapi sangat mengganggu diri Anda. Hal tersebut juga membantu melupakan Anda untuk berhubungan melalui media sosial seperti WhatsApp atau Facebook.

  • Jangan membicarakan tentang mantan

Setelah putus dengan mantan, Anda tidak perlu membicarakan tentang dia lagi, kecuali jika Anda masih peduli dengannya dan ingin berhubungan sebagai teman.

  • Jangan mengucapkan selamat kepada mantan

Jika ingin melupakan mantan, Anda tidak perlu mengucapkan selamat kepada mantan jika sudah menikah. Hal tersebut bisa membuat suasana hati Anda berubah, dan hal tersebut menunjukkan bahwa Anda masih peduli dengannya.

  • Melakukan kegiatan yang menyenangkan

Untuk melupakan mantan, Anda juga bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan. Banyak aktivitas yang dapat dilakukan seperti memasak dan kegiatan outdoor.

Itulah cara move on yang dapat Anda lakukan. Caranya mudah untuk dilakukan. Meskipun demikian, jika Anda masih peduli dengan mantan, Anda sebaiknya pertimbangkan lagi situasi seperti ini, apakah Anda mau kembali berhubungan sebagai pasangan atau teman, atau tidak mau lagi berhubungan dengannya.

Kesehatan Kuku Ketika Memakai Kutek

Memakai kutek kuku dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan kuku menjadi kering, rapuh, bahkan berpotensi menyebabkan infeksi jamur.

Siapa yang tidak suka dengan kutek kuku. Selain membuat kuku Anda terlihat indah dan cantik, kutek juga memberikan aksen dan kesan berwarna pada diri Anda. Namun, apakah penggunaan kutek baik untuk kuku?

Kuku Anda terbuat dari lapisan protein keratin yang dikeraskan dan dilaminasi.  Keratin yang juga ditemukan di kulit dan rambut Anda, memungkinkan air untuk melewatinya. Kuku Anda tumbuh dari matriks, di dasar kuku di bawah kutikula. Saat sel baru terbentuk, sel yang lebih tua terdorong keluar dan dipadatkan. Sehingga akhirnya sel yang lebih tua tersebut menjadi kuku Anda yang rata dan mengeras.

Kuku dan kuku kaki yang sehat bertekstur halus dan seragam dalam warna dan konsistensi. Dibutuhkan sekitar 6 bulan untuk kuku tumbuh sepenuhnya, dimana kuku pria tumbuh lebih cepat daripada wanita.

Beberapa kuku mendapatkan punggung vertikal yang membentang dari kutikula ke ujung kuku. Mereka tidak berbahaya, tetapi menjadi lebih terlihat seiring bertambahnya usia. Kuku juga bisa mendapatkan garis putih sementara atau bintik-bintik karena cedera. Biasanya mereka tumbuh saat kuku Anda tumbuh.

Perubahan pada kuku Anda bisa berarti ada yang salah dengan kuku Anda atau bahkan kesehatan Anda, seperti:

  • Warna kuning pada kuku dapat mengindikasikan infeksi jamur atau diabetes. 
  • Sedangkan pitting adalah kondisi umum yang terjadi pada orang dengan psoriasis. 
  • Clubbing (ketika ujung jari membesar dan kuku melengkung di sekitar ujung jari) dapat menjadi hasil dari penyakit paru-paru.
  • Pada sindrom kuku kuning, kuku Anda menebal, kuning dan pertumbuhan kuku baru melambat. Hal ini bisa menjadi tanda penyakit paru-paru, seperti bronkitis kronis, atau lymphedema (atau pembengkakan tangan).

Namun tahukah Anda bahwa sebagian besar perubahan warna kuku disebabkan oleh kutek atau cat kuku? Kutek berwarna merah menyebabkan kuku yang paling menguning. Orang dengan kuku keropos akan semakin menguning karena pigmen dalam kutek mudah menembus kuku. Bahkan lebih banyak pigmen larut ke dalam kuku ketika penghapus kutek kuku menggunakan larutan kutek atau aseton. Untungnya, istirahat sejenak dari kutek kuku dapat membuat kuku Anda kembali ke warna aslinya.

Sel-sel kuku rusak dengan paparan beberapa bahan kimia yang sering atau berkepanjangan, seperti:

  • Pelarut dalam penghapus kutek  dan aseton khususnya mengeringkan kuku dan kutikula.
  • Jika Anda sering menggunakan penghapus kutek kuku, hal itu bisa membuat permukaan kuku tidak rata, membuat kuku Anda lebih rentan terkelupas, terbelah, dan pecah.
  • Alkohol dalam pembersih tangan menyebabkan kelemahan dan kekeringan pada kuku.
  • Sel-sel kuku Anda menyerap air. Mereka dipaksa mengalami kontraksi dan ekspansi yang konstan saat kandungan air di dalamnya berubah. Oleh karena itu, sering terpapar air melemahkan kuku Anda dan pada akhirnya menyebabkan patah.

Ketika Anda meninggalkan kutek kuku untuk waktu yang lama, kutek kuku dan penghilang kutek menghilangkan lapisan permukaan kuku Anda. Hal ini meninggalkan bercak putih yang disebut granulasi keratin, yang merupakan penyimpangan permukaan.  Seiring berjalannya waktu, mereka tumbuh dan memudar tetapi butuh waktu lama.  Manikur gel sangat terkenal dalam menyebabkan penipisan kuku.

Kutek kuku mempengaruhi kuku dan kesehatan Anda. Banyak kutek yang mengandung formaldehyde, toluene dan dibutyl phthalate. Bahan-bahan ini telah dikaitkan dengan keguguran, cacat lahir, kanker dan penyakit paru-paru.

Karena resin melapisi kuku menggunakan teknologi yang sama seperti cat mobil, air dan oksigen tidak dapat menembus kutek kuku pada umumnya. Sekarang terdapat formula “breathable” pada kutek yang mungkin merupakan alternatif yang lebih sehat daripada kutek kuku tradisional karena mereka memungkinkan oksigen dan air meresap ke kuku Anda.

Neurodermatitis, Kondisi Gatal-gatal Pada Kulit

Neurodermatitis biasanya muncul karena adanya kontak dengan zat tertentu atau gigitan serangga.

Neurodermatitis adalah kondisi kulit yang dimulai dengan bercak kulit yang gatal. Menggaruk bercak tersebut akan membuat kulit Anda semakin gatal. Siklus gatal-awal ini menyebabkan kulit yang terkena neurodermatitis menjadi tebal dan kasar. Anda dapat mengembangkan beberapa bintik-bintik gatal, biasanya di leher, pergelangan tangan, lengan, kaki atau daerah anus.

Neurodermatitis yang juga dikenal sebagai lichen simplex kronisus merupakan kondisi yang tidak mengancam jiwa atau menular. Tetapi gatal bisa sangat intens atau berulang sehingga mengganggu tidur Anda, fungsi seksual sampai kualitas hidup Anda.

Menghentikan siklus gatal-gatal pada neurodermatitis merupakan suatu tantangan, dan neurodermatitis biasanya merupakan kondisi seumur hidup. Keberhasilan pengobatan tergantung pada seberapa tinggi Anda dapat menahan keinginan untuk menggosok atau menggaruk daerah yang terkena. Tanda dan gejala neurodermatitis meliputi:

  • Tambalan kulit yang mengalami gatal atau bercak
  • Tekstur kasar atau bersisik pada area yang terkena
  • Bercak kasar atau bercak yang berwarna merah atau lebih gelap dari sisa kulit Anda

Kondisi ini melibatkan area yang bisa dijangkau untuk digaruk, seperti kepala, leher, pergelangan tangan, lengan, pergelangan kaki, vulva, skrotum atau anus. Rasa gatal, yang bisa sangat intens, bisa datang dan pergi atau bahkan tanpa henti. Anda mungkin menjadikan menggaruk sebagai kebiasaan dan melakukannya saat tidur.

Penyebab neurodermatitis tidak diketahui. Menggosok dan menggaruk terus-menerus yang mencirikan kondisi ini dapat dimulai dengan sesuatu yang hanya mengiritasi kulit, seperti pakaian ketat atau gigitan serangga. Saat Anda menggosok atau menggaruk daerah tersebut, kulit menjadi gatal dan semakin sering Anda menggaruk, kulit Anda akan semakin gatal. Dalam beberapa kasus, neurodermatitis dikaitkan dengan kondisi kulit kronis, seperti kulit kering, eksim, atau psoriasis. Stres dan kecemasan juga bisa memicu rasa gatal.

Neurodermatitis diperkirakan terjadi pada sekitar 12% populasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang berusia antara 30 tahun dan 50 tahun lebih mungkin untuk mengalami kondisi tersebut. Wanita lebih cenderung menderita neurodermatitis dibandingkan pria dengan perbandingan 2: 1. Orang dengan gangguan kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif dan anggota keluarga dengan riwayat penyakit kulit lainnya, termasuk eksim dan dermatitis kontak, lebih mungkin mengembangkan neurodermatitis.

Dokter Anda dapat mendiagnosis neurodermatitis dengan memeriksa kulit yang sakit dan menentukan apakah Anda mengalami gatal dan menggaruk daerah tersebut. Untuk menyingkirkan penyebab lain, dokter dapat mengambil sampel kecil dari kulit yang terkena atau biopsi kulit untuk pengujian lebih lanjut.

Perawatan neurodermatitis ditujukan untuk mengendalikan gatal, mencegah goresan dan mengatasi penyebab yang mendasarinya, seperti:

  • Krim obat anti-gatal. Jika krim kortikosteroid yang dijual bebas tidak membantu, dokter Anda mungkin akan meresepkan kortikosteroid yang lebih kuat atau produk anti-gatal nonsteroid.
  • Suntikan kortikosteroid. Dokter Anda dapat melakukan penyuntikan kortikosteroid langsung ke kulit yang terkena untuk membantunya sembuh.
  • Obat untuk mengurangi rasa gatal. Antihistamin yang diresepkan membantu mengurangi rasa gatal pada banyak orang dengan neurodermatitis. Beberapa obat ini dapat menyebabkan ngantuk dan membantu mengurangi garukan saat Anda tidur.
  • Obat anti-kecemasan. Karena kecemasan dan stres dapat memicu neurodermatitis, obat anti-kecemasan dapat membantu mencegah rasa gatal yang terjadi.
  • Patch obat. Untuk gatal yang membandel, dokter mungkin menyarankan patch lidokain topikal 5 persen atau capsaicin 8 persen.
  • Terapi cahaya. Mengekspos kulit yang terkena pada jenis cahaya tertentu kadang-kadang bermanfaat untuk mengurangi rasa gatal.

Meskipun neurodermatitis bukan termasuk kondisi yang dapat mengancam jiwa, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Karena neurodermatitis dapat berkembang bersama dengan kondisi kulit lain seperti eksim atau psoriasis, sehingga sangat penting agar dokter mendiagnosis kondisi Anda untuk mendapatkan perawatan yang efektif membutuhkan untuk kondisi kulit Anda.

Blighted Ovum

Blighted ovum adalah kondisi di mana sel telur yang telah dibuahi oleh sperma tertanam dalam rahim, namun tidak berkembang menjadi embrio atau calon janin

Blighted ovum adalah kondisi dimana sel telur yang telah dibuahi sperma ditanam dalam rahim, tetapi tidak berkembang menjadi embrio. Kondisi tersebut juga disebut sebagai hamil kosong atau kehamilan anembrionik.

Proses tersebut terjadi jika ada sel telur yang dibuahi dan hasil tersebut akan menempel pada dinding rahim. Embrio mengalami perkembangan dalam kantong kehamilan pada minggu kelima atau keenam masa kehamilan.

Pada blighted ovum, kantong kehamilan mengalami perubahan bentuk dan akan berkembang. Namun, embrio di dalamnya sama sekali tidak mengalami perkembangan. Blighted ovum akan berakhir dengan keguguran. Keguguran bisa terjadi pada masa awal kehamilan, bahkan saat penderitanya belum menyadari dirinya bahwa mereka sedang mengandung.

Gejala Blighted Ovum
Gejala blighted ovum sama seperti kehamilan normal lainnya. Gejala-gejala tersebut antara lain:

  • Perut kembung.
  • Mual dan muntah di pagi hari (morning sickness).
  • Payudara membengkak.

Tanda-tanda kehamilan tetap bisa muncul, bahkan jika embrio tidak lagi berkembang. Tubuh wanita merespons bahwa mereka mengalami sesuatu di dalam rahim. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka akan menghasilkan hormon dan hamil.

Jika terjadi keguguran, wanita yang menderita blighted ovum akan mengalami gejala sebagai berikut:

  • Kram di bagian perut.
  • Pendarahan di vagina.
  • Haid dengan volume darah lebih banyak dari biasa.

Penyebab Blighted Ovum
Sampai saat ini, penyebab blighted ovum belum dapat diketahui. Namun, para ahli menyatakan bahwa orang-orang yang mengalami blighted ovum disebabkan oleh adanya gangguan pada kromosom atau masalah genetik.

Mereka yang mengalami masalah seperti ini juga dipengaruhi oleh kualitas sperma atau sel telur yang kurang bagus sehingga hal tersebut menunjukkan bahwa tidak ada pembentukan sel embrio atau perkembangannya terhenti.

Diagnosis
Tidak semua kasus kehamilan kosong dapat didiagnosis, karena blighted ovum seringkali menimbulkan keguguran pada masa awal kehamilan. Meskipun demikian, pada beberapa kasus, dokter dapat melakukan diagnosis blighted ovum melalui ultrasound atau USG perut pada penderita blighted ovum.

Cara Mengobati Blighted Ovum
Jika hasil diagnosis penderita positif, maka dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan sebagai berikut:

  • Menunggu dan memantau

Dokter akan meminta pasien untuk menunggu selama beberapa hari hingga beberapa minggu untuk mengetahui jika tubuh pasien dapat mengeluarkan embrio yang secara alami tidak berkembang.

  • Obat-obatan atau pembedahan

Obat yang digunakan adalah obat misoprostol. Obat tersebut dapat membantu rahim untuk mengatasi kehamilan kosong supaya dapat keluar dari tubuh penderita. Pilihan lain yang dapat dilakukan adalah pembedahan yang disebut sebagai kuret. Caranya dengan membersihkan rahim dari kehamilan kosong.

Tindakan Pencegahan

Belum ada pencegahan yang tepat untuk mengatasi blighted ovum. Namun, jika Anda merasakan tanda-tanda kehamilan, Anda perlu segera periksa ke dokter kandungan. Gejala berupa kram di bagian perut, pendarahan vagina, dan keluarnya darah haid dengan jumlah yang lebih dari biasa dapat menunjukkan bahwa Anda mengalami keguguran.

Persiapan Terkait Dengan Blighted Ovum

Jika Anda merasa mengalami blighted ovum, maka dokter akan melakukan diagnosis. Setelah itu, dokter menganjurkan Anda untuk melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang untuk mengetahui kondisi Anda.

Setelah itu, dokter bisa merujuk Anda ke dokter spesialis kandungan, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang lebih komprehensif.

Namun, sebelum Anda melakukan pemeriksaan pada kehamilan Anda, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut:

  • Membuat daftar gejala yang telah Anda alami.
  • Mencatat jika ada riwayat medis yang pernah Anda derita, atau jika memiliki riwayat medis keluarga.
  • Mencatat obat yang telah Anda konsumsi.
  • Mencatat pertanyaan-pertanyaan terkait dengan blighted ovum.

Tidur Selama Operasi dengan Midazolam

Pernahkan Anda membayangkan apa yang terjadi pada seseorang saat dilakukan tindakan pembedahan? Tentu saja, pasien tersebut dibuat tidur agar tidak merasakan sakit. Salah satu obat yang sering dipakai untuk bius ini umumnya Midazolam. Jika Anda penasaran apa yang terjadi pada seseorang ketika dibius dengan midazolam, efek samping dan persiapan sebelum dilakukan pembiusan, simak penjelasan berikut ini.

Apa yang akan terjadi ketika dibius umum?

Bius umum merupakan tindakan sebelum operasi yang dapat membuat seseorang dalam kondisi seperti tidur. Di bawah pengaruh obat bius, seseorang masuk lebih dalam pada tidurnya serta otak tidak bereaksi terhadap rangsangan nyeri sehingga saat dilakukan apa saja selama operasi, tidak akan menyebabkan rasa sakit.

Apa efek midazolam?

Efek samping dari midazolam dapat menyebabkan penekanan pada sistem pernapasan sehingga menyebabkan orang yang menggunakannya sulit untuk bernapas. Oleh karena itu, midazolam sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan penyakit pernapasan seperti PPOK. Jika penggunaannya tidak tepat, midazolam dapat menyebabkan napas berhenti yang akhirnya mengakibatkan kerusakan pada otak secara permanen bahkan dapat menyebabkan kematian. Efek samping yang sering terjadi dengan penggunaan midazolam antara lain:

  • Rasa lelah
  • Sakit kepala
  • Sulit mengontrol diri
  • Gangguan keseimbangan
  • Gampang marah
  • Halusinasi
  • Bicara tidak jelas
  • Gemetaran
  • Sulit bernapas

Selain untuk bius sebelum operasi, midazolam juga digunakan untuk membius orang yang dipasang alat bantu napas seperti ventilator mekanik.

Sadar penuh saat operasi

Meskipun dapat mengakibatkan seseorang tertidur pulas dan tidak merasakan sakit, pada beberapa kasus walaupun sudah diberikan bius umum, seseorang masih bisa sadar penuh saat operasi. Hal ini bisa disebut sebagai anesthesia awareness. Gejalanya bervariasi dari ringan sampai berat. Ada yang hanya bisa mendengar obrolan dokter tanpa merasakan sakit selama operasi. Ada juga yang bisa merasakan rasa sentuhan namun tidak sakit. Pada kasus yang paling parah, ada yang merasakan sakit namun di saat bersamaan orang tersebut tidak dapat bergerak sehingga tidak dapat memberitahukan dokter. Namun, kasus ini sangat jarang terjadi.

Bagaimana Plasenta Jadi Sebab Terjadinya Perdarahan Post Partum?

Ketika seorang ibu telah berhasil melahirkan bayinya dengan selamat, terdapat suatu kondisi yang perlu diwaspadai, yaitu perdarahan post partum. Perdarahan post partum dikatakan menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu melahirkan.

Seorang ibu yang baru melahirkan, dapat dikatakan mengalami kondisi perdarahan post partum jika mengeluarkan darah lebih dari 500 ml setelah persalinan normal atau lebih dari 1000 ml setelah persalinan dengan prosedur caesar.

Pada perdarahan post partum primer yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam setelah persalinan, terjadi karena tonus uterus atau rahim yang tidak mampu berkontraksi dengan baik untuk menghentikan perdarahan. Sesaat ketika bayi dan plasenta berhasil dikeluarkan, rahim akan terus berkontraksi untuk menutup pembuluh darah. Jika proses kontraksi ini kurang kuat atau berhenti, maka pembuluh darah akan terus terbuka, sehingga mengakibatkan terjadinya perdarahan.

Salah satu penyebab terjadinya tonus uterus adalah persalinan kehamilan kembar. Hal ini terjadi karena ukuran bayi yang terlalu besar atau air ketuban yang terlalu banyak, sehingga Rahim meregang secara berlebihan selama kehamilan. Selain itu, proses persalinan yang terjadi dalam waktu yang terlalu lama atau lebih dari 20 jam, juga menyebabkan rahim menjadi terlalu lemah untuk tetap berkontraksi. Kemungkinan lain yang dapat terjadi adalah ibu menggunakan anestesi saat persalinan yang dapat membuat otot rahim rileks, sehingga tidak mampu berkontraksi cukup kuat.

Penyebab lain perdarahan post partum terjadi adalah plasenta yang tidak keluar. Dalam situasi normal, plasenta akan keluar sendiri dari Rahim setidaknya 30 menit setelah bayi dilahirkan. Namun, jika selama waktu tersebut plasenta tidak juga keluar, ibu berisiko mengalami perdarahan post partum. Hal ini terjadi karena tubuh terus mengalirkan darah ke plasenta selama plasenta tersebut masih menempel pada rahim. Kondisi ini dikenal dengan retensi plasenta dan bisa menyebabkan kematian pada ibu melahirkan.

Retensi plasenta itu sendiri memiliki tiga jenis:

  • plasenta adheren yang terjadi ketika kontraksi rahim tidak cukup kuat untuk melepaskan keseluruhan plasenta
  • plasenta terjebak dalam rahim (trapped placenta), terjadi ketika plasenta terlepas dari dinding rahim, namun belum sempat dikeluarkan ketika mulut rahim telah tertutup
  • plasenta akreta yang terjadi ketika plasenta menempel pada otot dinding rahim, sehingga ketika bayi telah berhasil keluar, plasenta tidak dapat terlepas dari rahim.

Dalam mengatasi perdarahan post partum, membutuhkan tenaga medis andal yang telah dilatih untuk mengenali kondisi dan penyebab perdarahan itu sendiri, sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat dan mencegah kematian ibu melahirkan.