Menu Close

Abdominal Etching, Apa Bedanya dengan Sedot Lemak?

Memiliki bentuk tubuh ideal adalah impian semua orang. Akan tetapi, mencapainya bukanlah hal yang mudah. Beberapa orang mungkin tidak berhasil membakar lemak tubuh hanya dengan berolahraga, sehingga mereka mencoba cara lain dengan bantuan dokter bedah, salah satunya melalui abdominal etching.

Abdominal etching merupakan suatu prosedur sedot lemak yang dilakukan untuk mendapatkan perut six pack. Prosedur ini biasanya dilakukan pada orang-orang yang menginginkan bentuk perut dan badan yang ideal.

Perbedaan abdominal etching dengan sedot lemak pada umumnya

Sebenarnya, abdominal etching merupakan bagian dari sedot lemak. Akan tetapi, prosedur ini secara khusus bisa membantu pasien untuk mendapatkan bentuk perut six pack.

Sementara, sedot lemak biasanya dilakukan untuk mengangkat lemak di beberapa area tubuh agar bentuk tubuh tampak lebih merata secara keseluruhan.

Dalam prakteknya, prosedur ini dilakukan dengan cara yang serupa dengan sedot lemak biasa. Waktu pemulihan serta syarat yang diperlukan pun tidak jauh berbeda.

Akan tetapi, dibandingkan dengan sedot lemak, hasil dari abdominal etching lebih menonjol dan dramatis. Karena ditujukan untuk membentuk perut six pack, operasi secara khusus dilakukan pada area perut.

Tidak semua pasien yang menjalani prosedur ini bisa selalu mendapatkan hasil yang maksimal. Apabila Anda menjalani prosedur ini dan mengalami kesulitan pada masa pemulihan, Anda mungkin perlu menjalani operasi tambahan. Akan tetapi, hal ini sangat jarang terjadi.

Siapakah yang dianjurkan untuk melakukan prosedur abdominal etching?

Meski bisa membantu membentuk perut six pack, prosedur ini tidak bisa dilakukan pada sembarang orang. Idealnya, operasi dilakukan pada pria yang sudah memiliki otot-otot perut yang menonjol. Hanya saja, mereka menginginkan bentuk yang lebih maksimal.

Tidak sedikit kaum pria yang mengalami kesulitan mendapatkan penampilan six pack yang maksimal meski sudah menjalani diet dan olahraga ketat. Di sinilah abdominal etching berperan.

Karena itu, prosedur ini bukan serta merta dilakukan pada orang-orang dengan bentuk perut yang berlemak atau menonjol tanpa otot.

Namun, beberapa pasien bisa saja menjalani operasi ini meski tidak memiliki otot perut. Hal ini bisa diwujudkan dengan terlebih dahulu melakukan sedot lemak. Setelah itu, barulah prosedur abdominal etching dilakukan untuk membenut otot.

Persiapan menjalani prosedur abdominal etching

Hampir serupa dengan prosedur sedot lemak pada umumnya, prosedur ini juga memerlukan upaya persiapan yang sama. Pertama-tama, Anda harus melakukan konsultasi mendalam dengan dokter bedah plastik. Jelaskan tentang apa ekspektasi Anda dari prosedur operas ini.

Selain itu, jelaskan juga mengenai kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Pastikan untuk meminta dokter menjelaskan tentang resiko dan kemungkinan komplikasi yang muncul setelah operasi secara detail. Hal ini bisa membantu Anda untuk mempersiapkan diri sejak awal.

Selama dua minggu sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melarang Anda untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu. Biasanya, obat yang dilarang berupa aspirin, obat pengencer darah, suplemen herbal, dan obat-obatan lainnya yang memiliki efek samping penyempitan pembuluh darah.

Untuk memastikan hal ini, dokter akan meminta Anda untuk menyampaikan seluruh obat yang Anda konsumsi sehari-harinya.

Bila Anda memiliki kebiasaan merokok, dokter juga akan meminta Anda untuk berhenti merokok sementara waktu menjelang waktu operasi. Selain itu, setelah operasi selesai dilakukan, Anda juga tidak diperbolehkan untuk mengemudi.

Karena melibatkan metode operasi, pastikan untuk selalu berkonsultasi secara mendalam dengan dokter Anda sebelum menjalani operasi abdominal etching. Hal ini penting untuk menghindari resiko komplikasi yang buruk di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *