Menu Close

Bagaimana Cara Mengetahui Terinfeksi Virus Nipah?

World Health Organization (WHO) menemukan adanya virus baru yang bernama virus nipah yang bermutasi dari hewan ke manusia. Virus nipah (NiV) awalnya ditemukan di Asia Tenggara dan sudah menelan korban yang cukup banyak. Virus ini juga menyerang saluran pernapasan yang diikuti oleh gejala lainnya. Perlu diketahui, NiV adalah virus yang masih sekeluarga dengan Paramyxoviridae, genus Henipavirus. NiV merupakan virus zoonosis yang dapat menyebar dari hewan ke manusia. Inang atau dugaan pembawa patogen virus adalah kelelawar buah (Pteropus sp).

Infeksi yang disebabkan oleh virus Nipah (NiV) dapat menyebabkan penyakit ringan hingga berat. Gejala awal yang dapat timbul meliputi demam, sakit kepala, muntah, hingga sakit tenggorokan. Gangguan ini dapat diikuti dengan pusing, mengantuk, masalah kesadaran, dan tanda – tanda neurologis yang mengindikasikan seseorang mengalami ensefalitis akut.

Virus nipah bermutasi dari hewan ke manusia

Tidak hanya itu, beberapa orang lainnya juga ada yang mengalami gejala berupa pneumonia atipikal dan masalah pernapasan yang parah, termasuk gangguan pernapasan akut. Ensefalitis dan kejang umumnya terjadi pada kasus yang terbilang parah, perkembangannya menjadi koma dapat terjadi dalam waktu hanya 24 hingga 48 jam. Penanganan segera perlu dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya kematian.

Setiap virus memiliki masa inkubasi yang berbeda – beda dan masa inkubasi dari virus nipah sekitar 4 hari sampai dengan 14 hari, tetapi periode inkubasi dapat terjadi selama 45 hari. Kebanyakan orang dapat sembuh total, meskipun beberapa orang tetap mengalami kondisi neurologis yang minim setelah mengalami ensefalitis akut dan kekambuhan juga dapat terjadi. Tingkat kematian dari penyakit ini diperkirakan kisaran 40-75%, meski tergantung respon yang dilakukan oleh pemerintah setempat.

Gejala Saat Terinfeksi Virus Nipah

Anda juga harus memperhatikan kondisi tubuh jika merasa kurang sehat. Gejala – gejala berikut ini bisa jadi salah satu indikasi jika Anda terinfeksi virus nipah. 

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit tenggorokan
  • Muntah
  • Radang paru (pneumonia)
  • Gangguan pernapasan akut
  • Ensefalitis
  • Kejang
  • Tidak sadarkan diri selama 24–48 jam

Gejala ensefalitis mungkin bisa disembuhkan jika terinfeksi virus ini. Namun, pasien yang selamat bisa saja mengalami gangguan neurologis dan perubahan kepribadian setelahnya. Parahnya gejala yang sama bisa kembali dirasakan pasien. 

Cara Mendiagnosis Virus Nipah

Setelah Anda mengetahui gejala dari infeksi virus nipah, Anda harus segera untuk memeriksakan kondisi kesehatan guna memastikan apakah terinfeksi atau tidak. Infeksi dari NiV dapat didiagnosis selama sakit atau setelah pemulihan dengan beberapa tes. Pada tahap awal, pengujian laboratorium dapat dilakukan dengan menggunakan RT – PCR dari usap tenggorokan dan hidung, cara yang sama terhadap virus corona. Selama penyakit terjadi dan saat pemulihan, pengujian antibodi dapat dilakukan dengan enzyme – linked immunosorbent assay (ELISA).

Diagnosis dini dari infeksi virus nipah mungkin tidak mudah karena gejala awalnya tidak spesifik. Namun, deteksi dan diagnosis dini sangat penting untuk meningkatkan peluang hidup, mencegah penularan pada orang lain, hingga meredam potensi terjadinya pandemi. Jika menimbulkan gejala yang disebutkan sebelumnya dan pernah berada di daerah yang berpotensi tinggi terpapar penyakit ini, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan.

Itulah cara untuk mendeteksi apakah di dalam tubuh Anda terdapat virus nipah atau tidak. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segeralah untuk periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hal ini dilakukan untuk mencegah agar infeksi virus nipah tidak menjadi pandemi baru seperti virus corona yang terlambat untuk ditangani dan diatasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *