Menu Close

Baikkah Nasi Coklat Untuk Tubuh Anda?

nasi coklat

Nasi coklat adalah makanan yang sering dihubungkan dengan pola makan sehat. Dianggap sebagai gandum utuh atau whole grain, nasi coklat tidak mendapatkan pemrosesan sebanyak nasi putih. Nasi coklat hanya dibersihkan sekamnya saja, sehingga dedak yang dipenuhi banyak nutrisi masih ada. Sebagai hasilnya, nasi coklat mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan nasi putih, yang mana kurang mengandung mineral, vitamin, dan antioksidan. Namun, banyak orang kini menghindari nasi coklat karena meningkatnya popularitas dari diet rendah karbohidrat. 

1. Nasi coklat untuk kebaikan jantung

Salah satu manfaat kesehatan dari nasi coklat adalah karena manfaat ini baik untuk kesehatan jantung. Nasi coklat kaya kandungan serat dan senyawa tanaman bermanfaat yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Sebuah studi besar pada lebih dari 560 ribu orang menunjukkan bahwa orang-orang yang sering makan makanan mengandung serat memiliki risiko 24-59 persen lebih rendah dalam menderita penyakit jantung, kanker, dan penyakit pernapasan. Selain itu, sebuah tinjauan dari 45 studi menemukan bahwa orang-orang yang makan whole grain atau gandum dalam kadar paling tinggi, termasuk nasi cokelat, memiliki risiko 21 persen lebih rendah dalam menderita penyakit jantung koroner dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi whole grain dalam jumlah terendah. 

Selain sebagai sumber serat yang baik, nasi coklat juga mengandung senyawa yang disebut lignan yang dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Diet tinggi makanan kaya lignan, seperti gandum utuh dan kacang-kacangan, telah dihubungkan dengan menurunnya kolesterol, tekanan darah, dan kekakuan arteri. Selain itu, nasi coklat juga tinggi kandungan magnesium, sebuah mineral yang emmainkan peran penting dalam menjaga jantung tetap sehat. Sebuah tinjauan dari 40 setudi menemukan bahwa peningkatan diet tinggi magnesium dihubungkan dengan 7 hingga 22 persen penurunan risiko stroke, gagal jantung, dan semua penyebab kematian. Tinjauan lain pada 9 studi juga menunjukkan bahwa konsumsi magnesium 100 mg per hari dapat mengurangi kematian akibat penyakit jantung pada wanita sebesar 24 hingga 25 persen. 

2. Pilihan baik bagi penderita diabetes

Mengurangi asupan karbohidrat dan memilih pilihan yang lebih sehat merupakan hal penting dalam kontrol gula darah. Meskipun karbohidrat memiliki dampak paling besar terhadap gula darah, orang-orang yang mendertia diabetes dapat mengurangi gula darah dan naiknya insulin dengan kurangi mengonsumsi gandum olahan seperti nasi putih. Mengganti nasi putih dengan nasi coklat dapat bermanfaat untuk orang-orang yang mengidap diabetes dalam beberapa cara. 

Dalam sebuah studi, orang-orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi dua sajian nasi coklat per hari mengalami pengurangan gula darah dan hemoglobin A1c (penanda gula darah) pasca-makan dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi nasi putih. Nasi coklat memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih, dalam arti nasi coklat dicerna dengan lebih lambat dan memiliki dampak gula darah yang lebih sedikit. Memilih makanan dengan indeks glikemik yang lebih rendah dapat membantu mereka yang menderita diabetes dalam mengontrol gula darah. 

Banyak studi menunjukkan bahwa makanan dengan indeks glikemik yang lebih tinggi dapat meningkatkan gula darah, insulin, dan ghrelin, sebuah hormon yang mengatur lapar. Mengurangi level ghrelin dapat membantu orang dengan diabetes dalam mengontrol rasa lapar mereka, yang berarti dapat mengurangi makan berlebih dan membantu menjaga level gula darah. Selain itu, mengganti nasi putih dengan nasi coklat juga dapat mengurangi risiko terbentuknya diabetes tipe 2. 

Sumber:

https://www.healthline.com/nutrition/is-brown-rice-good-for-you#diabetes
https://www.medicalnewstoday.com/articles/318699#risks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *