Menu Close

Beberapa Merek Dagang Cimetidine yang Beredar di Indonesia

Cimetidin adalah nama generik untuk obat yang berfungsi mengobati luka (ulkus) pada lambung dan usus, penyakit asam lambung atau GERD , serta mengatasi penyakit yang terkait dengan asam lambung berlebih, seperti sindrom Zollinger-Ellison.

Secara umum, Cimetidine digunakan sebagai penurun nurunkan produksi asam lambung. Dengan begitu, membantu mengurangi keluhan akibat produksi asam lambung berlebih dan membantu pemulihan ulkus atau luka pada lambung atau usus.

Di Indonesia, ada banyak merek dagang dari Cimetidine. Di bawah ini tersedia beberapa merek dagang tersebut. Perlu diingat bahwa daftar di bawah ini dipilih secara acak tanpa mempertimbangkan faktor-faktor seperti jumlah peredaran, harga, dan sebagainya. Berikut di antaranya:

  • Cimetidine Indofarma

Salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, Indofarma memiliki produk Cimetidine yang dijual dengan merek dangang Cimetidine IF 200MG TAB 100S. Produk ini berbentuk tablet yang mana sesuai namanya, masing-masing tablet mengandung senyawa aktif sebanyak 200 miligram. Ini merupakan obat keras dan penggunaannya butuh resep dari dokter. 

  • Cimexol

Cimexol adalah merek dagang Cimetidine yang diproduksi oleh salah perusahaan farmasi Indonesia, PT Deva Industries. Cimexol berbentuk kaplet yang masing-masing mengandung 200 miligram senyawa aktif Cimetidine.

  • Corsamet

Perusahaan farmasi Corsa Industries Ltd juga memproduksi Cimetidine. Produk dari mereka dijual dengan nama dagang Corsamet. Di pasaran, tersedia dua varian Corsamet. Beda masing-masing varian tersebut terletak dari kandungan senyawa aktifnya. Varian pertama mengandung Cimetidine 200 miligram, sementara yang lain mengandung Cimetidine 400 miligram. Keduanya sama-sama berbentuk tablet.

  • Licomet

Licomet adalah merek dagang Cimetidine yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Berlico Mulia Farma. Sediaan dari obat ini adalah tablet yang tiap-tiap tablet mengandung 400 miligram senyawa aktif Cimetidine. Licomet termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter.

  • Nulcer

Nulcer merupakan produk obat dengan sediaan tablet yang diproduksi oleh Armoxindo Farma. Nulcer mengandung zat aktif Cimetidine yang diindikasikan sebagai pengobatan tukak lambung dan penyakit Refluks Gastro-Esofagus (GERD). Obat ini berbentuk tablet dengan kandungan 200 miligram zat aktif Cimetidine.

  • Sanmetidin

Sanmetidin merupakan obat yang di produksi oleh Sanbe Farma. Obat ini mengandung Cimetidine 200 miligram. Obat dengan sediaan tablet ini termasuk obat keras dan penggunaannya harus dengan resep dokter.

  • Tidifar

Tidifar merupakan salah satu sediaan tablet yang mengandung Cimetidine, obat ini diproduksi oleh perusahaan farmasi Ifars. Sama seperti kebanyakan merek dagang Cimetidine lain, Tidifar ini juga mengandung 200 miligram zat aktif Cimetidine.

  • Ulcumet 

Salah satu perusahaan farmasi kenamaan di Indonesia, Soho, memproduksi Cimetidine dengan nama dagang Ulcumet. Ada dua jenis Ulcumet yang dilepas ke pasaran oleh Soho. Pertama sediaan tablet dengan zat aktif sebanyak 200 miligram tiap tabletnya. Kedua adalah sediaan injeksi yang mengandung 2 mililiter Cimetidine tiap ampulnya.

***

Itulah beberapa merek dagang Cimetidine yang beredar di Indonesia. Kurang lebih indikasi atau manfaat dari obat ini sama. Perbedaan masing-masing merek dagang mungkin hanya terletak pada sediaan dan juga kandungan senyawa aktifnya. 

Seluruh penggunaan obat ini harus berdasarkan resep dokter. Karena seperti produk farmasi lainnya, konsumsi Cimetidine yang tidak tepat memiliki berbagai efek bagi kesehatan. Efek samping paling umum dari Cimetidine seperti sakit kepala, pusing, dan mengantuk. Penting juga untuk mengetahui soal kemungkinan kontraindikasi, serta interaksi obat yang bisa ditimbulkan oleh Cimetidine.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *