Menu Close

Cara Tepat Memilih Obat Batuk Herbal, Termasuk Herbakof

herbakrof obat batuk

Ketika Anda batuk, dan ingin mengatasinya dengan obat batuk herbal seperti Herbakof tentunya sebagai konsumen yang cerdas Anda akan mencari tahu lebih dulu seperti apa dan bagaimana obat batuk herbal itu.

Hal ini tentunya untuk menghindari efek-efek yang tidak diinginkan akibat salah memilih obat batuk hanya karena Anda tergiur oleh informasi yang salah mengenai khasiat obat. Selain khasiat, Anda juga tergiur oleh harga yang murah.

BPOM sebagai regulator obat dan makanan di Indonesia juga sudah mengelompokkan obat-obat herbal sebagai berikut:

  • Jamu: klaim khasiat dibuktikan berdasarkan data empiris
  • Obat herbal terstandar: klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah/pra klinik, dan telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang digunakan dalam produk jadi
  • Fito farmaka: Pembuktian khasiat yang diklaim harus berdasarkan uji klinis dan standarisasi terhadap bahan baku untuk produk jadi

Selain pengelompokkan, BPOM juga sudah memberikan rekomendasi bahan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Herba Sambiloto

Bahannya kering dengan takaran 3 gram, dan dapat dikonsumsi 2 kali sehari sementara serbuk kering dengan takaran 1,5-3,0 gram dapat dikonsumsi 3 kali sehari.

Herba Meniran

Berupa bahan segar dengan takaran 45-90 gram per hari, dan dapat Anda konsumsi sebanyak 2-3 dosis atau porsi.

Temulawak

Temulawak berbentuk serbuk kering dengan takaran 3,5 gram per hari dapat dikonsumsi sebanyak 3 dosis atau porsi.

Kunyit

Kunyit segar pada takaran 3,0-9,0 gram per hari, dan yang serbuk kering dapat Anda konsumsi sebanyak  1,-3,0 gram per hari.

Jahe

Jahe berbentuk serbuk kering dapat Anda konsumsi.Takarannya adlaah 1,0-4,0 gram per hari. 

Jambu biji

Buah ini dapat Anda konsumsi langsung satu buah dengan ukuran sedang.

Obat herbal sendiri dalam prakteknya dapat direbus lalu diseduh atau diminum langsung untuk penyajiannya.

Cara memilih obat herbal yang tepat

Setelah mengetahui pengelompokkan dan rekomendasi bahan obat herbal yang dikonsumsi menurut BPOM, Anda juga harus tahu cara memilih obat herbal yang tepat sebagai berikut:

Sudah terdaftar di BPOM

Obat, baik modern maupun tradisional di Indonesia, setidaknya harus terdaftar di BPOM untuk menunjukkan bahwa obat tersebut aman dan layak dikonsumsi karena sudah punya izin edar resmi. Anda bisa mengecek melalui kode yang berada di kemasan atau melalui situs BPOM. 

Kemasan masih bagus

Perhatikanlah kondisi obat herbal yang Anda beli seperti Herbakof, masih bagus atau tidak. Jika dalam keadaan rusak, sebaiknya tinggalkan.

Tanggal kedaluwarsa

Obat herbal pun memiliki tanggal kedaluwarsa. Karena itu, selalu cek kapan tanggal kedaluwarsa obat tersebut. Biasanya tanggal ini tertera pada kemasan.

Efek samping

Obat-obatan herbal memang terbuat dari bahan alami, namun bukan berarti tidak memiliki efek samping. Karena itu, selalu cek apa saja efek samping dari obat yang Anda beli. Informasi mengenai hal tersebut selalu tertulis pada kemasan.

Anda tentunya selalu berhati-hati dan cermat ketika memilih obat-obatan herbal yang dijual bebas di pasaran. Selain itu, perhatikan tentang aturan minum dan usia anggota keluarga yang boleh mengonsumsinya. Jangan sekali-kali memberikannya pada anak jika tak ada anjuran itu pada kemasan.

Itulah cara memilih obat herbal Herbakof yang tepat saat Anda hendak menggunakan obat herbal untuk mengatasi batuk Anda. Tinggalkan obat tersebut jika tidak tercantum syarat-syarat dari BPOM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *