Menu Close

Clopidogrel

Clopidogrel obat penyakit jantung serangan jantung dan gejala stroke

Setiap orang dihimbau untuk menerapkan pola hidup yang sehat. Jika tidak menerapkan pola hidup yang sehat, maka bisa menimbulkan risiko terhadap penyakit seperti serangan jantung atau stroke. Untuk mengatasi masalah seperti ini, ada berbagai cara yang dapat dilakukan, salah satunya termasuk mengkonsumsi makanan yang sehat. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan obat clopidogrel.

Apa yang Dimaksud dengan Clopidogrel?

Clopidogrel merupakan jenis obat yang dapat digunakan jika Anda mengalami serangan jantung atau stroke. Obat tersebut dapat digunakan baik secara tunggal maupun disertai dengan obat lain seperti aspirin untuk mengurangi risiko penyakit tersebut.

Obat clopidogrel dikategorikan sebagai obat antikoagulan, antiplatelet, dan fibrinolitik. Obat tersebut juga dapat diperoleh melalui resep dokter. Obat clopidogrel dapat digunakan oleh orang-orang di segala usia dan tersedia dalam kemasan tablet.

Dosis Obat Clopidogrel

Jika Anda ingin menggunakan obat clopidogrel, Anda dapat menggunakannya. Dosis yang digunakan setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat tersebut.

Jika Anda mengalami tromboemboli, maka dosis yang digunakan adalah sebanyak 75 mg yang dikonsumsi sekali sehari. Jika Anda mengalami sindrom koroner akut, maka dosisnya sama seperti tromboemboli, yakni 75 mg untuk sekali sehari. Pengobatan dilakukan setidaknya selama 4 minggu.

Efek Samping Obat Clopidogrel

Sama seperti obat lain, obat clopidogrel juga dapat menyebabkan efek samping berupa sakit perut, diare, dan sembelit. Jika kondisi memburuk, Anda sebaiknya hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Hal-Hal Lain Tentang Obat Clopidogrel

Selain efek samping di atas, berikut adalah kondisi yang bisa terjadi, namun jarang terjadi pada manusia:

  • Sakit kepala berat.
  • Nyeri pada bagian perut.
  • Detak jantung bergerak dengan cepat.
  • Pendarahan tidak terkendali pada bagian hidung dan gusi.
  • Tinja hitam.
  • Muntah yang disertai dengan darah.

Sebelum mengkonsumsi obat clopidogrel, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Kehamilan dan menyusui.
  • Gangguan pada ginjal dan hati.
  • Pendarahan akibat trauma, pembedahan, atau kondisi patologis lainnya.

Selain kondisi di atas, Anda juga sebaiknya jangan mengkonsumsi obat clopidogrel secara bersamaan dengan obat lain yang dapat menimbulkan interaksi sebagai berikut:

  • Menimbulkan risiko perdarahan dengan obat antikoagulan, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), dan SSRIs (obat penghambat serotonin).
  • Mengurangi efek antiplatelet dengan inhibitor CYP2C19.

Jika Kondisi Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami karena penyakit atau obat clopidogrel.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama gejala yang Anda alami terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat memberikan pengobatan yang lebih cocok untuk mengatasi kondisi yang Anda alami.

Menerapkan Pola Hidup yang Sehat

Selain pengobatan, Anda juga dihimbau untuk menerapkan pola hidup yang sehat, khususnya saat ini dunia menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan:

  • Makanan

Anda dihimbau untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

  • Olahraga

Anda juga dihimbau untuk berolahraga secara rutin seperti jogging.

  • Kebiasaan buruk

Anda dihimbau untuk tidak melakukan kebiasaan buruk seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol untuk mengurangi risiko penyakit seperti penyakit jantung.

  • 3M

Selama pandemi berlangsung, Anda perlu menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kesimpulan

Obat clopidogrel dapat mengatasi serangan jantung dan stroke. Meskipun demikian, obat tersebut dapat menimbulkan efek samping seperti diare. Oleh karena itu, sebelum Anda menggunakan obat tersebut, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apakah obat tersebut aman untuk digunakan atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *