Menu Close

Fakta dan Hoax Corona yang Banyak Beredar!

Fakta dan Hoax Corona yang Banyak Beredar!

Kini, sudah satu tahun lebih virus corona hadir di Indonesia dan dunia. Begitu panjangnya perjalanan virus ini hingga menimbulkan berbagai fakta menarik yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui tanda dan gejala dari virus ini. 

Selain fakta yang dapat mengedukasi masyarakat, selama pandemic ini pun pun muncul berbagai hoax corona yang sangat menyesatkan. Meskipun begitu, ada beberapa orang yang percaya dengan kabar bohong tersebut. Nah, kira-kira apa saja fakta dan hoax tentang corona yang perlu Anda ketahui? Cek di artikel ini!

Apa itu virus corona? 

Penyakit coronavirus (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang belum lama ini ditemukan. Kebanyakan orang yang terinfeksi virus Covid-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus. Orang tua dan mereka yang memiliki masalah medis seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit pernapasan kronis, dan kanker lebih mungkin mengembangkan penyakit yang lebih serius. 

Cara terbaik untuk mencegah dan memperlambat penularan adalah dengan mengetahui dengan baik tentang virus Covid-19, penyakit yang ditimbulkannya, dan bagaimana penyebarannya. Virus ini menyebar terutama melalui tetesan air liur atau cairan dari hidung saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, jadi Anda juga harus mempraktikkan etika pernapasan yang benar. 

Fakta virus corona

  1. Anosmia (hilangnya penciuman) adalah suatu gejala

Gejala Covid-19 yang paling sering dilaporkan termasuk demam, batuk, dan sesak napas. Namun, karena penyakit ini telah menyebar ke seluruh dunia, penyedia layanan kesehatan memperhatikan beberapa gejala yang tidak biasa, termasuk hilangnya penciuman (anosmia) dan penurunan indera perasa (ageusia). dokter menganjurkan agar siapa pun yang mengalami anosmia atau ageusia disarankan untuk isolasi mandiri dan menghubungi dokter melalui online. 

  1. Virus Covid-19 dapat hidup di permukaan selama berhari-hari

Covid-19 menyebar terutama melalui tetesan pernapasan. Ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk, virus dapat berpindah dari satu orang ke orang lain, baik secara langsung ataupun melalui perantara. Virus pun dapat menyebar melalui udara, tetapi mungkin lebih mungkin terjadi di area yang ramai dan dalam ruangan dengan ventilasi yang buruk daripada di area dengan banyak udara luar dan lebih sedikit orang. Virus pun dapat hidup hingga 24 jam di atas karton dan 2 hingga 3 jam di atas plastik dan baja tahan karat. 

  1. Orang dengan golongan darah A mungkin lebih rentan terhadap infeksi

Sebuah penelitian di China terhadap 2. 173 orang yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 menemukan bahwa proporsi orang sakit dengan golongan darah A secara signifikan lebih besar daripada yang bukan. Studi tersebut juga menemukan bahwa terdapat lebih sedikit orang sakit dengan golongan darah O daripada yang diharapkan. Studi genom pasien di Italia dan Spanyol telah mendukung temuan ini, menunjukkan risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan gagal napas Covid-19 pada pasien dengan golongan darah A. 

Di samping fakta-fakta tentang virus corona ini, ternyata banyak sekali hoax corona yang beredar di masyarakat. Beberapa di antaranya seperti:

  • Makan bawang putih bisa mencegah Covid-19
  • Minum air putih tiap 15 menit sekali bisa membasmi virus corona di mulut
  • Mandi air panas dapat membunuh virus pada tubuh
  • Minum campuran air kelapa dan jeruk nipis bisa basmi corona
  • Berjemur bisa bunuh virus corona

Jadi, jika Anda menerima sebuah berita tentang virus corona ini ada baiknya untuk mengecek ulang tentang berita tersebut. Apakah berita tersebut berasal dari sumber yang terpercaya atau tidak, pun harus dicari tahu kebenarannya. Dengan begitu, Anda tidak akan termakan hoax corona yang menyesatkan. Jadi, bijaklah dalam mencari berita dan jangan sembarangan menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *