Menu Close

Fludexin Sirup: Indikasi, Dosis Penggunaan, dan Efek Samping

Fludexin sirup merupakan obat sirup yang berkhasiat untuk meringankan berbagai macam gejala flu. Obat ini dikhususkan untuk anak-anak, mulai dari usia 3 tahun hingga 12 tahun. Mengingat flu juga bisa menyerang bayi, Fludexin Sirup juga diformukasikan aman diberikan pada anak di bawah 3 tahun sesuai dengan anjuran dokter. 

Komposisi obat dan kegunaan

Setiap 5 ml (satu sendok takar) Fludexin Sirup  mengandung bahan aktif berupa:

  • Paracetamol 120 mg
  • Chlorpheniramine maleate 0.5 mg
  • Phenylephrine HCl 1.75 mg
  • Dextromethorphan HBr 3.5 mg

Paracetamol bertindak sebagai analgesik dan antipiretik yang berfungsi mengatasi nyeri dan sakit kepala yang disertai demam. WHO menobatkan paracetamol sebgai salah satu obat yang paling aman dan efektif yang memiliki efek pengobatan sangat luas. 

Sementara itu zat aktif chlorpheniramine maleat dalam Fludexin Sirup bertindak sebagai antihistamin yang umumnya digunakan untuk meredakan bersin-bersin. Zat ini juga bisa digunakan untuk meredakan gejala alergi seperti rhinitis dan urtikaria. 

Adapun phenylephrine HCl dan dextromethorphan HBr memiliki sifat sedatif dan sebagai dekongestan yang efektif mengatasi hidung tersumbat dan batuk kering. 

Maka, kombinasi keempat bahan aktif tersebut menjadikan Fludexin Sirup sebagai salah satu obat yang disarankan untuk meredakan gejala flu, pilek, batuk, dan pengobatan rinitis alergik serta sinusitis pada anak. 

Dosis dan aturan pakai

Fludexin Sirup merupakan obat bebas terbatas yang bisa dibeli tanpa resep dokter namun harus digunakan sesuai dosis yang tertera pada label atau anjuran dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

Fludexin Sirup dapat diminum sebelum atau setelah makan dengan dosis sebagai berikut:

  • Anak usia 6-12 tahun: Dosis 1-2 sendok teh, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 3-6 tahun: Dosis 1/2-1 sendok teh, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Anak di bawah usia 3 tahun: Dosis 1/2 sendok teh sebanyak 3-4 kali sehari, atau sesuai dengan anjuran dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya. 

Meski Fludexin Sirup mengandung bahan-bahan yang ramah anak, jangan pernah memberikan dosis obat melebihi yang dianjurkan. Pemberian dosis terlalu banyak berisiko meningkatkan risiko kerusakan hati. 

Jika anak melupakan satu dosis, Anda bisa memberikannya sebelum waktu pemberian obat terlewat. Namun jika sudah memasuki waktu minum obat berikutnya, jangan memberikan dosis ganda sebagai pengganti dosis yang terlewat.

Efek samping

Tidak semua anak yang menerima Fludexin Sirup mengalami efek samping, namun efek samping obat yang umum terjadi diantaranya seperti:

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Gemetar atau gangguan psikomotor
  • Takikardia
  • Aritmia
  • Mulut kering
  • Palpitasi
  • Retensi urin

Biasanya efek samping tersebut bersifat ringan dan akan hilang setelah menghentikan penggunaan obat. Jika efek samping tak kunjung hilang, semakin parah, atau muncul efek samping lain seperti insomnia dan pusing, hentikan penggunaan obat dan segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin. 

Catatan

Anak dengan kondisi kesehatan tertentu tidak disarankan untuk meminum Fludexin Sirup. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat, terutama jika anak Anda menderita gangguan fungsi hati yang berat, gangguan jantung, obesitas, diabetes melitus, atau alergi terhadap salah satu komponen obat atau peka terhadap obat simpatomimetik lain termasuk ephedrin dan pseudoephedrin. Fludexin Sirup juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersama obat, suplemen, atau herbal lain karena dapat menyebabkan interaksi obat, misalnya pada penerima terapi antidepresan MAO.

Jika setelah tiga hari mengonsumsi obat gejala-gejala tidak berkurang, segera hubungi dokter atau pelayanan kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *