Menu Close

Hati-hati Penyakit Gastroenteritis yang Dapat Menyerang Anak

Gastroenteritis akut adalah flu perut dengan gejala mengalami diare dan muntah

Gastroenteritis virus adalah sebuah peradangan pada lambung dan usus yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan flu perut, dan menyerang banyak orang di seluruh dunia. Penyakit yang sangat menular ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan orang-orang yang terinfeksi ataupun melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Gastroenteritis biasanya lebih mudah menyebar di tempat-tempat umum sempit seperti fasilitas perawatan anak, sekolah, panti jompo, dan kapal pesiar. Virus yang menjadi penyebab umum gastroenteritis  adalah rotavirus dan norovirus. Kebanyakan orang dapat sembuh setelah dua hingga tiga hari tanpa menderita efek samping apapun setelah terkena gastroenteritis. Ada pula cara-cara yang bisa Anda lakukan guna mengurangi risiko penularan flu perut, yaitu dengan rajin mencuci tangan dan menghindari air atau produk-produk makanan yang terkontaminasi. 

Penyebab gastroenteritis virus

Gastroenteritis virus disebabkan oleh beberapa jenis virus. Orang-orang yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini adalah anak-anak usia kurang dari 5 tahun, orang tua (terutama mereka yang tinggal di rumah jompo), dan anak serta orang dewasa dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu. Mudah bagi virus untuk menyebar dalam lingkungan kelompok. Beberapa cara penularan virus tersebut di antaranya adalah tidak mencuci tangan (terutama mereka yang bekerja di dunia makanan), air yang terkontaminasi comberan, dan mengonsumsi kerang atau ikan yang mentah atau tidak matang dari air yang terkontaminasi. Jenis virus yang menyebabkan gastroenteritis adalah:

  • Norovirus

Virus ini sangat menular dan dapat menyerang siapa saja tidak peduli jenis kelamin ataupun usia. Norovirus menyebar melalui makanan, air, dan permukaan yang terkontaminasi, serta orang-orang yang memiliki virus ini di dalam tubuh mereka. Norovirus akan menyebabkan gejala seperti mual, diare, demam, dan sakit di seluruh tubuh. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang-orang dengan norovirus akan mulai sembuh dalam satu hingga tiga hari setelah mengalami gejala gastroenteritis. Norovirus merupakan penyebab utama gastroenteritis di seluruh dunia. 

  • Rotavirus

Virus ini biasanya menyerang anak-anak dan bayi, untuk kemudian menyebar ke anak-anak lain dan orang dewasa dan menular melalui mulut. Gejala yang akan muncul pada dua hari infeksi bermula adalah muntah, hilangnya nafsu makan, dan diare berair yang dapat bertahan mulai dari 3 hingga 8 hari. 

Menurut CDC, virus ini biasa ditemukan pada bulan-bulan antara Desember hingga Juni. Vaksin rotavirus telah disetujui penggunaannya bagi bayi pada tahun 2006. Untuk mencegah gastroenteritis akibat virus ini, vaksinasi dini sangat direkomendasikan pada bayi dan anak. 

  • Adenovirus

Virus ini dapat menyerang orang usia berapapun. Adenovirus dapat menular lewat udara, misalnya saat seseorang yang terinfeksi bersin dan batuk dan Anda menghirup droplet tersebut, atau saat Anda menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi virus. Gejala-gejala yang dihubungkan dengan adenovirus adalah radang tenggorokan, mata memerah, demam, batuk, dan hidung meler. 

Anak-anak yang sering dititipkan di tempat penitipan anak, terutama apabila mereka berumur 6 bulan hingga 2 tahun, memiliki risiko yang tinggi untuk mendapatkan adenovirus. Kebanyakan orang akan merasa lebih baik setelah beberapa hari menunjukkan gejala-gejala adenovirus. 

Gastroenteritis virus sangat mudah menyebar dan menular. Untuk meminimalisir risiko tertular penyakit ini, beberapa tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah mencuci tangan dengan rutin, tidak menggunakan peralatan makan yang sama dengan orang yang sakit, mencuci buah dan sayur dengan baik, dan tidak memakan makanan yang mentah atau kurang matang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *