Menu Close

Hobi Tidur di Lantai Ternyata Bisa Berbahaya Bagi Tubuh, Lho!

Tidur secara berkualitas merupakan kebutuhan bagi tubuh. Sayangnya masih banyak yang mengira bahwa yang terpenting adalah jam tidur, bukan lokasinya. Beberapa orang hobi tidur di lantai tanpa alas karena berbagai alasan seperti cuaca panas atau malas berpindah tempat setelah duduk santai di lantai. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa tidur di lantai apalagi tanpa alas dapat berbahaya bagi tubjuh? Berikut ini beberapa risiko yang  mungkin muncul sebab Anda terlalu sering tidur di lantai.

  1. Rentan terhadap bakteri dan kuman

Tidur di lantai dapat menimbulkan jerawat di wajah Anda sebab bakteri yang ada di lantai dapat menempel dengan mudah pada kulit wajah. Selain itu, berbagai bakteri dan kuman juga mudah menempel pada kulit yang menyentuh lantai selama tidur. Hal itu bisa menimbulkan berbagai penyakit. Bagi Anda yanng memiliki kulit sensitif, tidur di lantai juga bisa memicu alergi tertentu seperti alergi debu atau alergi dingin.

  • Gangguan serangga

Saat tidur di lantai, Anda lebih rentan terkena gigitan serangga. Berbagai serangga seperti semut, memang sering melintasi lantai rumah. Gigitan serangga bisa menimbulkan rasa gatal serta peradangan pada kulit.

  • Sakit punggung

Bagian tubuh yang paling rentan terluka karena sering tidur di lantai adalah punggung. Tidur di tempat yang keras dengan posisi kurang tepat dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan nyeri pada bagian punggung. Selain itu, dingin yang berasal dari lantai juga bisa memicu sakit punggung. Apabila Anda termasuk dalam golongan lansia, risiko mengalami sakit punggung sebab tidur di lantai menjadi lebih meningkat dibanding anak muda.

  • Masuk angin

Kondisi yang paling sering muncul setelah tidur di lantai adalah masuk angin. Suhu tubuh yang gagal menyesuaikan dengan suhu lantai akan memicu munculnya masuk angin. Badan akan terasa lemas, sakit kepal, juga mual. Terkadang kondisi tersebut dibarengi dengan munculnya flu dan batuk. Apabila Anda mengalami masuk angin karena tidur di lantai, segera kunjungi dokter agar mendapat pengobatan. Hindari tidur di lantai agar masuk angin tidak menyerang kembali.

  • Sinusitis

Sering tidur di lantai tanpa alas juga dapat menyebebkan peradangan pada dinding sinus atau yang biasa dikenal dengan sinusitus. Gejala yang muncul dari kondisi sinusitus biasanya seperti nyeri pada wajah, adanya bengkak sekitar mata, berkurangnya kemampuan indra penciuman, batuk, dan pilek. Hal tersebut biasanya terpicu hawa dingin yang muncul dari lantai ke tubuh selama tidur. Sinusitus yang semakin parah dapat memicu munculnya penyakit lains seperti asma dan meningitis.

  • Stoke

Apabila tubuh Anda sudah memberi tanda berupa berbagai gangguan sebab tidur di lantai, hentikan segera kebiasaan tersebut. Jika Anda tetap melanjutkan kebiasaan tidur di lantai, risiko seperti stroke bisa muncul. Tidur berkualitas sangat dibutuhkan oleh tubuh. Jika Anda sangat terpaksa tidur di lantai karena keadaan tertentu yang mendesak, usahakan untuk menggunakan alas setebal mungkin. Hal tersebut dapat dilakukan sebagai pencegahan terhadap berbagai risiko buruk yang muncul jika tubuh tidur di lantai tanpa alas apapun.

Setelah mengetahui bahaya tidur di lantai, sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan tersebut. Akan lebih baik jika Anda selalu tidur di tempat tidur atau menggunakan alat yang tepat. Dengan begitu, kesehatan tubuh akan senantiasa terjaga karena mendapatkan tidur yang berkualitas. Apabila Anda mengalami keluhan pada tubuh setelah tidur di lantai, konsultasikan pada dokter segera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *