Menu Close

Ini Alasan Pentingnya Asupan Vitamin untuk Lansia

Ini Alasan Pentingnya Asupan Vitamin untuk Lansia

Seiring bertambahnya usia, berbagai fungsi tubuh akan mengalami kemunduran dan memicu serangan berbagai macam penyakit. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa mencoba untuk meningkatkan asupan vitamin untuk lansia.

Ada berbagai macam nutrisi dan vitamin yang secara khusus dibutuhkan oleh lansia. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin dari bahan-bahan makanan alami ataupun dari suplemen.

Pentingnya Mengonsumsi Vitamin untuk Lansia

Umumnya, lansia dikategorikan sebagai orang-orang yang telah berusia 65 tahun ke atas. Mayoritas lansia di seluruh dunia mengonsumsi suplemen vitamin sebagai upaya menjaga kesehatan. 

Sebenarnya, konsumsi suplemen vitamin bukanlah hal yang buruk. Hal itu bisa menjadi salah satu upaya dalam menjaga kesehatan di usia tua, selama dilakukan dengan cara yang benar.

Sebagai lansia, Anda tetap perlu menyadari bahwa setiap suplemen memiliki efek samping, tak terkecuali suplemen vitamin. Tubuh Anda pun bisa saja bereaksi terhadap suplemen tersebut dengan cara yang berbeda dari orang lain. 

Akan lebih baik kalau Anda mengonsumsi suplemen vitamin melalui berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter bisa membantu menganalisa kondisi kesehatan Anda dan menentukan apa saja nutrisi-nutrisi dan vitamin yang kurang pada tubuh Anda dan asupannya perlu ditingkatkan.

Dengan begitu, Anda tidak akan membuang terlalu banyak uang untuk membeli suplemen yang sangat banyak. Anda cukup membeli vitamin untuk lansia yang memang benar-benar dibutuhkan oleh kondisi tubuh Anda sendiri. 

Macam-Macam Vitamin yang Penting untuk Lansia

Seiring dengan bertambahnya usia, beberapa jenis nutrisi dalam tubuh Anda akan mengalami penurunan. Karena itu, Anda perlu meningkatkan asupan vitamin. 

Secara garis besar, nutrisi dan vitamin yang diperlukan oleh lansia antara lain: 

  • Vitamin D

Banyak lansia yang mengalami kekurangan vitamin D. Padahal, vitamin D ini sangat penting untuk membantu tubuh menyerap kalsium dan menyeimbangkan kadar kalsium untuk kesehatan tulang.

Bahkan, sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa vitamin D mampu melindungi Anda dari sejumlah penyakit kronis, seperti diabetes, multiple sclerosis, penyakit autoimun, dan lain sebagainya.

Bagi lansia, kebutuhan vitamin D harian mencapai 20 mikrogram. Anda bisa mendapatkan vitamin D dari suplemen ataupun makanan, seperti telur kuning, susu, dan salmon.  

  • Vitamin B12

Vitamin B12 merupakan salah satu vitamin untuk lansia yang tak kalah penting dari vitamin D. Vitamin ini memiliki peran dalam menjaga kesehatan sistem saraf dan memproduksi sel darah merah.

Pada lansia berusia 51 tahun ke atas, diperlukan setidaknya 2,4 mikrogram asupan vitamin B12 setiap harinya. Sebaiknya, tingkatkan asupan vitamin B12 tidak hanya melalui suplemen, tetapi juga dibarengi dengan konsumsi makanan yang kaya akan vitamin tersebut.

Beberapa makanan yang dianggap sebagai sumber vitamin B12 terbaik adalah daging sapi, produk susu, makanan laut, tofu, dan unggas. 

  • Serat

Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan sekaligus melindungi Anda dari penyakit jantung. Serat juga membantu Anda untuk lebih cepat merasa kenyang, sehingga mampu mengendalikan berat badan.

Setiap lansia disarankan untuk mengonsumsi serat minimal 30 gram untuk laki-laki dan 21 gram untuk perempuan setiap harinya. Serat bisa didapatkan dari makanan, secara khusus biji-bijian.

Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan asupan serat dengan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

Selain mengonsumsi suplemen vitamin untuk lansia, Anda juga bisa meningkatkan kesehatan dengan mengubah gaya hidup. Salah satu caranya adalah melalui perubahan pola makan menjadi diet sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *