Menu Close

5 Tips dan Manfaat Menjemur Bayi

5 Tips dan Manfaat Menjemur Bayi

Jika Anda termasuk orang tua baru, mungkin Anda sudah tahu bahwa si kecil juga membutuhkan asupan sinar matahari. Lalu apa manfaat menjemur bayi?

Menjemur bayi adalah salah satu perlakuan penting untuk membuat tubuh si kecil jadi lebih sehat. Tidak hanya memberikan kehangatan, berjemur juga memberikan banyak manfaat.

Sampai usia 6 bulan, bayi sebaiknya tidak terkena paparan langsung sinar matahari. Ketika cuaca benar-benar cerah, lindungi bayi dengan pakaian yang cukup, termasuk topi untuk melindungi wajahnya.

Asupan sinar matahari akan merangsang pembentukan vitamin D dalam tubuh si kecil. Vitamin D adalah elemen penting dalam pertumbuhan si kecil, khususnya dalam pertumbuhan tulang dan gigi anak. 

Nah karena itu lah menjemur bayi termasuk kegiatan penting, tapi tentu tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa tips yang bisa Anda perhatikan untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Berikut 5 tips dan 5 manfaat menjemur bayi, simak selengkapnya ya!

5 tips menjemur bayi

Meski tampak mudah dan sederhana, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui soal menjemur bayi. Berikut 5 tips dalam menjemur bayi Anda.

1. Pilih waktu yang tepat

Pastikan si kecil dapat berjemur selama 10-15 menit. Pilih waktu yang tepat, bisa di pagi hari mulai pukul 07.00 sampai maksimal pukul 10.00. Anda juga dapat melakukannya di sore hari setelah pukul 16.00. Pastikan tidak menjemur bayi di antara pukul 10.00-16.00 karena sinar matahari yang terlalu kuat.

2. Pilih lokasi yang tepat

Memang cara terbaik menjemur bayi adalah dengan menempatkan si kecil di luar ruangan, tapi sebenarnya tidak harus selalu demikian. Jika angin terlalu kencang atau lokasi berdebu, Anda bisa saja menjemur bayi di dalam rumah sembari membuka jendela.

3. Pakaian tidak terlalu tebal

Mungkin Anda termasuk orang tua yang ingin ekstra hati-hati, tapi sebaiknya pastikan si kecil tidak mengenakan pakaian terlalu tebal saat berjemur. Sebisa mungkin usahakan seluruh kulit bayi terpapar saat berjemur, termasuk bagian dada dan punggungnya. Untuk pengamanan ekstra, anda bisa menutupi area mata si kecil.

4. Tidak ada batasan waktu

Bayi sebaiknya tidak terkena paparan sinar matahari langsung sampai di atas usia 6 bulan. Menariknya, Anda dapat terus melakukan rutinitas berjemur sampai kapan pun. Vitamin D penting untuk membentuk tulang, bahkan Anda pun bisa berjemur bersamaan dengan si kecil.

5. Maksimalkan waktu

Ketika si kecil sedang menikmati sinar lembut matahari, Anda bisa memaksimalkan kesempatan ini untuk menjalin hubungan. Anda bisa memijat bayi, mencoba bicara dengannya, bernyanyi untuknya. Apa pun boleh Anda lakukan untuk memaksimalkan waktu berharga tersebut.

5 tips di atas penting untuk menjemur bayi, tapi Anda juga perlu memperhatikan beberapa kondisi khusus. Jika Anda mendapati si kecil punya kulit sensitif, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menjemur si kecil.

5 manfaat menjemur bayi

Nah setelah memperhatikan 5 tips di atas, Anda bisa mulai menjemur si kecil. Dengan demikian setidaknya ada 5 manfaat utama yang akan didapatkan bayi Anda.

1. Asupan Vitamin D

Salah satu manfaat terbesar dari menjemur bayi adalah membantu memaksimalkan asupan vitamin D untuk si kecil. Vitamin D sangat penting dalam pertumbuhan bayi, khususnya pertumbuhan tulang dan gigi. Sistem imun bayi juga akan terbentuk dan semakin efisien.

2. Level serotonin meningkat

Serotonin, disebut juga ‘happy hormone’ adalah hormon yang berperan penting terhadap perasaan bahagia dan keamanan. Cahaya matahari terbukti dapat meningkatkan produksi serotonin. Untuk bayi, serotonin juga dapat mengatur pola tidur dan pencernaan.

3. Insulin meningkat

Menerima paparan sinar matahari sejak usia dini dapat mencegah kondisi penyakit seperti diabetes. Vitamin D memang bukan sumber utama insulin, tapi dapat membantu mengelola kadar insulin.

4. Mencegah penyakit kuning

Penyakit kuning atau jaundice merupakan suatu kondisi medis ketika terjadinya perubahan warna menjadi kekuningan pada kulit dan bagian putih dari mata. Nah sinar matahari dapat memecah bilirubin, senyawa penyebab penyakit kuning tersebut, sehingga dapat diproses lebih mudah oleh hati.

5. Suntikan energi untuk si kecil

Paparan sinar matahari pada bayi dapat memengaruhi kadar melatonin. Melatonin ini dapat membentuk pola tidur bayi yang memang sangat penting pada bulan-bulan pertama. Dengan berjemur, kadar melatonin bayi akan berkurang dan kadar serotonin meningkat, karena itu energi pun ikut meningkat.

Demikian tips dan manfaat menjemur bayi. Pastikan Anda mengamati reaksi si kecil ketika berjemur. Jika ada tanda-tanda masalah, segera hubungi dokter, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *