Menu Close

Milna Wgain Untuk Menambah Berat Bayi

Bagi para ibu baru, memiliki buah hati merupakan hal yang menyenangkan, menantang, sekaligus mengkhawatirkan. Terutama ketika kita membicarakan seputar asupan nutrisi yang tepat untuk si kecil. Pada dasarnya, dalam tahun pertama, asupan nutrisi sangat direkomendasikan hanya berupa ASI eksklusif. Namun, untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan si kecil agar menjadi lebih optimal, disarankan untuk orang tua memberi makanan padat seperti Milna wgain saat si kecil berusia 8 bulan. 

Pada masa lima bulan pertama hidupnya, bayi akan memiliki berat badan dua kali lebih besar dibandingkan dengan saat ia dilahirkan. Namun, sama seperti orang dewasa, semua bayi memiliki ukuran dan tipe tubuh yang berbeda-beda. Beberapa bayi dapat bertambah berat badan dengan cepat. Menurut standar pertumbuhan anak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara keseluruhan, anak laki-laki akan bertambah berat badan lebih cepat dibandingkan dengan anak perempuan. Dokter anak Anda akan menimbang bayi dengan rutin pada saat kunjungan pemeriksaan guna memastikan berat badan anak berada pada kisaran yang normal berdasarkan tinggi dan usia anak). Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegaha Penyakit (CDC), bayi yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki pertambahan berat yang lebih besar setelah dilahirkan. Namun, pertumbuhan pertambahan berat badan pada tahun pertama umumnya lebih lambat dibandingkan dengan bayi yang diberi formula atau milna wgain. Namun, hingga usia 2 tahun, para ahli menggunakan daftar pertumbuhan WHO sebagai standar pertumbuhan untuk anak yang eksklusif diberi ASI dan yang diberi formula. Pada umumnya, anak usia 5 hari hingga 4 bulan akan bertambah 170 gram per minggu, 4 hingga 6 bulan 113-150 gram per minggu, dan 6 hingga 12 bulan bertambah 57 hingga 113 gram per minggu. 

Bayi yang diberi ASI dan formula

Pada umumnya, bayi baru lahir yang diberi ASI akan mendapatkan pertambahan berat badan lebih cepat dibandingkan dengan bayi yang diberi formula pada tiga bulan pertama masa hidupnya. Salah satu alasannya adalah ASI merupakan sumber makanan yang terus berubah dan bersifat dinamis, yang terdiri dari nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi pada setiap tahapan hidup mereka. Di sisi lain, produk formula terbuat dari komposisi bahan yang statis. Saat bayi yang diberi formula membutuhkan lebih banyak kalori, mereka perlu mengonsumsi lebih banyak pada setiap waktu makan. ASI, di sisi lain, akan mengubah komposisi dan kandungan kalorinya tergantung dengan kebutuhan bayi. Secara rata-rata bayi yang diberi ASI akan minum sekitar 800 ml susu per hari pada 6 bulan pertama hidupnya. Jika Anda menyusui secara eksklusif, Anda perlu memantau pertambahan berat badan bayi dengan seksama pada minggu-minggu awal. Pertambahan berat badna merupakan satu cara untuk menentukan seberapa baik proses menyusus berlangsung. 

Sementara itu, bayi yang diberi formula umumnya akan bertambah berat badan lebih cepat dibandingkan dengan yang diberi ASI setelah 3 bulan kehidupan. Dengan pemberian formula, lebih mudah untuk tahu seberapa banyak bayi mendapatkan formula. Namun, sangat lebih mudah untuk secara tidak sengaja terlalu banyak memberi bayi formula, ini karena ada kemungkinan Anda akan memberi formula kembali saat botol telah kosong, bahkan ketika bayi sudah kenyang. Sementara itu, saat bayi berusia 8 bulan, Anda bisa menambahkan Milna wgain sebagai MPASI untuk menunjang dan mendukung tumbuh kembang anak. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter anak seputar kebutuhan nutrisi harian yang tepat untuk buah hati. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *