Menu Close

Muncul Tonjolan di Kaki, Berbahaya atau Tidak?

tonjolan di kaki

Banyak orang merasa khawatir ketika melihat adanya benjolan atau tonjolan di bagian tubuh tertentu, termasuk di kaki. Pada dasarnya, kemunculan tonjolan di kaki bisa mengindikasikan adanya pembengkakan. Pembengkakan ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Untuk mengetahui apakah tonjolan tersebut berbahaya atau tidak, pertama-tama Anda perlu terlebih dahulu mengetahui penyebab kemunculan tonjolan tersebut. Caranya bisa dengan berobat ke dokter, dokter bisa membantu memberikan diagnosa terhadap tonjolan. 

Apa itu tonjolan di kaki? 

Kemunculan tonjolan bisa juga digambarkan sebagai kondisi terjadinya pembengkakan lokal pada area kaki. Tonjolan ini bisa juga disebut dengan benjolan, nodul, memar, tumor, dan kista. 

Adanya tonjolan bisa disebabkan oleh berbagai kondisi. Jumlahnya juga tergantung, ditentukan oleh faktor penyebabnya. 

Terkadang, benjolan ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, ada juga benjolan yang berukuran tetap, tidak menimbulkan gejala apa pun, serta tidak mengganggu. Pada setiap orang, kondisi tonjolan di kaki ini memang menimbulkan gejala yang berbeda-beda. 

Dalam kondisi tertentu, tonjolan pada area kaki Anda bisa disertai dengan gejala-gejala lainnya. Gejala ini dapat berupa gejala ringan maupun gejala berat. Berikut ini gejala lain yang mungkin dialami bersamaan dengan adanya benjolan di kaki: 

  • Gejala lokal

Gejala lokal adalah gejala yang terasa di sekitar area benjolan pada kaki Anda. Gejala ini meliputi pendarahan atau memar, sendi tidak bisa digerakkan, keluarnya nanah, kemerahan dan terasa hangat, serta nyeri. 

  • Gejala tambahan

Gejala tambahan dirasakan di area tubuh lain atau tidak berhubungan secara langsung dengan area kaki yang mengalami tonjolan. Gejala ini dapat berupa demam dan menggigil, nyeri sendi, serta penurunan berat badan.

  • Gejala serius

Beberapa jenis gejala mungkin menandakan adanya kondisi yang lebih serius. Gejala ini berupa demam dan menggigil, disertai dengan luka terbuka, pendarahan yang tidak terkendali, denyut jantung sangat cepat, serta goresan merah yang menjulur ke atas kaki atau tungkai. 

Jika Anda memiliki tonjolan pada area kaki, waspadai gejala-gejala lain yang sudah disebutkan di atas. Dengan mengenali gejalanya, Anda bisa mengetahui apakah tonjolan pada kaki Anda berbahaya atau tidak. 

Dampak jangka panjang tonjolan di kaki

Tonjolan di kaki bisa berbahaya, namun bisa juga tidak. Anda perlu melakukan konsultasi ke dokter untuk mengetahui hal ini. Namun, Anda tetap bisa melakukan upaya antisipasi dengan mengenali gejala lain yang terjadi seiring dengan kemunculan tonjolan.

Gejala yang serius bisa menandakan adanya kondisi medis yang lebih parah. Jika mengalami gejala ini, Anda perlu segera mendapatkan pertolongan medis dari dokter. 

Apabila dokter mendiagnosa bahwa tonjolan pada kaki Anda tidak berbahaya, maka Anda bisa langsung mendapatkan pengobatan. Pengobatan akan disesuaikan dengan faktor yang menyebabkan kemunculan tonjolan tersebut. 

Meskipun beberapa jenis tonjolan tidak menimbulkan gejala atau ketidaknyamanan, Anda tetap perlu mewaspadai tonjolan tersebut. Dalam beberapa kasus, tonjolan kaki yang dibiarkan tanpa pengobatan akan mengakibatkan komplikasi berupa: 

  • Kerusakan atau kelainan bentuk sendi
  • Infeksi kulit atau ulkus
  • Nekrosis jaringan atau gangren
  • Penyebaran infeksi
  • Penyebaran kanker
  • Penurunan mobilitas atau pergerakan
  • Amputasi

Amputasi mungkin terpaksa dilakukan apabila kondisi Anda sudah sangat parah dan metode pengobatan lainnya tidak berhasil untuk mengatasi kondisi tersebut. Bila hal ini terjadi, artinya tonjolan di kaki Anda sudah memasuki tahap serius dan terlambat untuk diobati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *