Menu Close

Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Membeli Produk Nail Polish

nail polish

Selain memakai riasan, para wanita juga senang memakai nail polish atau kuteks untuk mempercantik dirinya. Buat Anda yang sering manicure dan bikin nail art, tentunya sudah akrab dengan beberapa merk nail polish yang sering dipakai di nail studio

Banyak perusahaan kosmetik yang bersaing mengeluarkan produk cat kuku atau nail polish demi memenuhi kebutuhan para konsumen. Jika Anda pemula tentunya masih bingung untuk menentukan nail polish yang baik. Jangan khawatir berikut tips memilih nail polish yang cocok untuk Anda:

  1. Pilihlah warna yang sesuai dengan tone kulit Anda

Kuteks yang beredar di pasaran memiliki banyak sekali warna. Jangan sampai Anda salah memilih warna saat membeli produk nail polish. Pilihan warna nail polish yang cocok tergantung pada tone atau warna kulit Anda. Detail perbedaannya dapat Anda simak selengkapnya di bawah ini:

  • Untuk kulit putih atau cerah, pakailah warna dingin

Bagi Anda yang memiliki kulit putih atau cerah, pakailah kuteks dengan warna kebiruan atau warna dingin. Pilihan warna tersebut contohnya adalah warna biru, biru muda, biru navy, turquoise, dan sebagainya. Anda bisa memilih salah satu dari warna tersebut untuk hasil yang menawan. Selain itu, kuteks dengan warna putih dan beige yang bersifat netral juga cocok untuk Anda.

  • Untuk kulit gelap, pakailah warna hangat

Untuk Anda yang memiliki kulit kuning langsat, sawo matang, hingga gelap, gunakanlah kuteks dengan warna hangat. Anda dapat memilih warna hangat, seperti merah, oranye, atau kuning. Warna-warna tersebut akan terlihat pas dan serasi dengan warna kulit gelap Anda. Selain itu, kuteks dengan warna beige atau krem yang mendekati warna coklat pun cukup rekomendasikan. 

  1. Pilihlah kuteks berdasarkan jenis Finish-nya

Cat kuku memiliki beberapa jenis yang mana itu bisa dilihat pada efek finish atau tampilan yang dihasilkan. Anda dapat memilih kuteks dengan efek matte, sheer (transparan), glitter (bling-bling), serta glossy finish (mengilat). 

Dengan mengetahui perbedaannya, Anda dapat menemukan kuteks yang mudah diaplikasikan. Seluruh jenis kuteks juga memiliki karakteristik yang berbeda. Jika sudah menemukan jenis yang tepat, Anda pun dapat mengurangi kesalahan atau kesulitan saat pemakaian.

  • Jenis glitter dan matte, cocok untuk pemula

Bagi sebagian orang, mengaplikasikan kuteks dengan merata cukup sulit dilakukan. Hal ini dikarenakan Anda belum terbiasa menggunakan kuas kuteks di atas kuku. Jika Anda mengalami hal tersebut, pakailah kuteks jenis glitter atau efek matte finish. Jenis-jenis tersebut lebih mudah diaplikasikan ke kuku. 

Selain mudah dalam pemakaiannya, kedua jenis kuteks ini dapat menyamarkan olesan kuteks yang tidak begitu rapi. Makin pekat kedua warna tersebut, semakin mudah pula Anda dalam menyamarkan bagian kuteks yang tidak rata. Tentu hasilnya pun akan terlihat bagus.

Bagi Anda ingin memakai kuteks matte finish, terdapat poin penting yang perlu diingat. Makin terang warna kuteksnya, makin sulit pula diratakan warnanya. Karena itu, Anda disarankan untuk memilih warna yang lebih gelap. 

  • Jenis sheer, cocok bagi Anda yang telah terbiasa

Jenis kuteks sheer adalah kuteks berwarna transparan. Kuteks ini sebenarnya tidak benar-benar transparan seperti top coat. Namun, ia berwarna susu atau cerah yang terkesan transparan. Namun, jenis sheer lebih sulit merata sehingga lebih direkomendasikan untuk Anda yang sudah terbiasa menggunakan kuteks.

Jenis sheer cocok pula bagi Anda yang menyukai nail art dengan tambahan glitter atau batu berlian imitasi. Dengan begitu, Anda bisa menutupi bagian yang tidak merata dengan bebatuan cantik agar hasilnya terlihat rapi.

  • Jenis glossy, cocok untuk pengguna yang mahir

Produk berwarna mengkilap atau glossy kami rekomendasikan bagi Anda yang sudah mahir memoleskan nail polish. Namun, untuk mendapatkan hasil yang indah, dibutuhkan kecepatan dan ketepatan saat mengoleskannya. Karena itu, kuteks tipe ini tidak terlalu disarankan untuk para pemula.

  1. Periksalah kepekatan warna dan daya tahannya

Pada umumnya, kuteks yang lebih mahal memiliki kualitas kepekatan warna, daya tahan, dan kenyamanan penggunaan yang lebih baik. Jika Anda mementingkan varian dan komposisi warna yang indah, kuteks dengan harga di atas rata-rata perlu dipertimbangkan.

Untuk hasil yang lebih maksimal dan tahan lama, gunakanlah base coat dan top coat. Base coat dipakai sebelum Anda mulai memoles kuteks, sedangkan top coat dipakai sebagai finishing.

  1. Pilihlah Nail polish yang Cepat Kering untuk Menghemat Waktu

Kuteks yang cepat kering memiliki keunggulan tersendiri karena dapat menghemat waktu pada proses pengeringannya. Beberapa kuteks dapat mengering dalam waktu 45 detik saja sehingga Anda dapat memakainya sesaat sebelum bepergian. Jika Anda ingin mengeringkan kuteks untuk waktu yang singkat pemilihan produk tipe ini sangat disarankan.

Kekurangan kuteks tipe ini sayangnya mudah menggumpal di dalam botol. Demi menyiasatinya, Anda dapat memasukkan cairan pengencer kuteks untuk mengembalikannya ke tekstur semula.

***

Itulah beberapa tips dalam memilih cat kuku atau nail polish yang tepat bagi Anda sebelum membelinya. Pemilihan warna dan pengaplikasian cat kuku juga patut diperimbangkan sebelum Anda meminang produk nail polish yang Anda sukai. Pilih produk nail polish yang memiliki kualitas unggul untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *