Menu Close

Plus-Minus Bra Tanpa Kawat dan Bra Berkawat, Mana pilihan Anda?

Berminat menggunakan bra tanpa kawat? Tentu jenis bra ini bisa jadi salah satu opsi bagi Anda yang merasa tidak nyaman menggunakan bra berkawat.

Dua jenis bra ini memang paling umum digunakan dan dijumpai. Bahkan, sebenarnya modern ini ada begitu banyak jenis bra yang bisa digunakan wanita.

Nah di Indonesia, mungkin sejak kecil Anda sudah dibiasakan menggunakan bra berkawat. Tidak ada yang salah, jenis bra ini memang termasuk pilihan aman bagi siapa saja.

Bra tanpa kawat nyaman digunakan dan memiliki cup yang halus

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, mungkin Anda mengamati bahwa saat ini ada begitu banyak jenis bra, termasuk yang tidak menggunakan kawat. Bra tanpa kawat juga dibagi dalam berbagai macam bentuk lagi.

Tentunya tidak ada yang salah dalam memilih salah satu jenis bra, baik bra berkawat maupun bra tanpa kawat.

Namun, jika Anda bingung dalam menentukan pilihan, artikel ini akan menuntun Anda mengambil keputusan yang tepat dengan kebutuhan. Yuk disimak!

Plus-minus bra berkawat

Sebelum bicara soal bra tanpa kawat, alangkah baiknya Anda memahami terlebih dahulu apa keuntungan yang ditawarkan oleh bra berkawat (underwire). Pasalnya, jenis bra ini mungkin paling mudah ditemukan dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap wanita.

Plus: Membuat tampilan lebih tinggi dan ideal

Jika Anda menginginkan tampilan payudara yang lebih padat dan proporsional, bra berkawat adalah pilihan yang tepat. Fungsi kawat dalam bra jenis ini adalah untuk mengangkat payudara sedikit lebih tinggi dan padat.

Plus: Punya daya topang lebih kuat

Kawat berbentuk setengah lingkaran di bagian bawah bra ini dapat membantu payudara tetap stabil dan tidak banyak tergoyang. Bagi Anda yang banyak beraktivitas, khususnya yang mengharuskan pergerakan fisik, bra berkawat dapat memberikan rasa aman.

Plus: Meringankan beban punggung dan bahu

Bagaimanapun, payudara adalah beban ekstra di bagian dada wanita. Tentu menopang payudara dapat memberikan beban pada bahu dan punggung. Jika Anda merasakan masalah ini, coba gunakan bra berkawat untuk mengurangi beban tersebut.

Minus: Terasa tidak nyaman

Anda yang sudah pernah menggunakan bra berkawat tentu tahu rasanya. Kemungkinan kulit Anda akan lecet, tulang rusuk sakit, dan ada rasa tertekan mirip cubitan. Bra berkawat memang lebih aman dan baik untuk menopang payudara, tapi tentu rasanya tidak terlalu nyaman — terlebih jika digunakan sepanjang hari.

Minus: Dapat menyebabkan iritasi kulit

Sebaiknya Anda berhati-hati dalam memilih produk bra berkawat. Jangan beli produk berkualitas rendah dengan kawat yang berkualitas buruk. Kawat mungkin merobek kain bra dan menyebabkan luka serta goresan di kulit payudara.

Minus: Tidak fit untuk semua payudara

Payudara setiap wanita berbeda-beda dengan berbagai bentuk dan ukuran. Masalahnya, bra berkawat memiliki bentuk kaku yang mungkin tidak fit atau pas untuk setiap jenis payudara.

Plus-minus bra tanpa kawat

Beberapa tahun terakhir, penggunaan bra tanpa kawat semakin tinggi, juga di Indonesia. Menurut sebagian besar wanita, jenis bra ini terasa lebih nyaman dan casual.

Pasalnya, ada perubahan kebutuhan dalam pemilihan bra baru-baru ini. Wanita lebih mengutamakan kenyamanan dan daya topang bra.

Plus: Sangat nyaman digunakan

Soal kenyamanan, bra yang tidak memiliki kawat jelas jauh lebih unggul daripada bra berkawat. Dengan tidak adanya kawat, penggunaan bra mungkin terasa jauh lebih nyaman bagi Anda, baik saat bekerja maupun bersantai di rumah. Anda tidak perlu khawatir ancaman tusukan kawat dan tulang rusuk Anda tidak akan sakit.

Plus: Ukuran pas secara alami

Merasa ukuran payudara Anda cukup unik? Jangan khawatir! Untuk urusan ini, bra bebas kawat justru sangat fleksibel dan dapat menyesuaikan dengan bentuk payudara. Anda tidak perlu khawatir salah membeli ukuran, mungkin satu nomor terlalu besar, sebab bra non kawat dapat menyesuaikan ukuran dengan lebih baik.

Plus: Masih memberikan daya topang

Ada kesalahan asumsi besar soal bra non kawat. Jenis bra ini dianggap tidak dapat menopang payudara karena tidak adanya kawat. Anggapan inni keliru. Faktanya, bra non kawat juga bisa memberikan daya topang yang sangat baik, meski tentu tidak sekuat bra berkawat.

Minus: Tidak cukup untuk mengangkat bentuk payudara

Jika Anda ingin mengangkat bentuk payudara agar tampak lebih tinggi dan lebih padat, mungkin sebaiknya Anda tidak memilih bra tanpa kawat. Faktanya, inilah salah satu kelemahan dari jenis bra ini.

Minus: Fit untuk semua payudara

Faktanya, bra non kawat memang fit untuk setiap bentuk payudara, hal ini juga bisa jadi sisi minus. Jika Anda merasa tidak puas dengan bentuk payudara Anda, mungkin sebaiknya Anda menggunakan bra berkawat yang dapat membuat bentuk lebih padat dan proporsional. Nah, di sinilah sisi minus bra nonkawat yang tidak bisa memperbaiki bentuk payudara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *