Menu Close

Fungsi Anatomi Sepatu Olahraga Pria untuk Kesehatan Kaki

Fungsi Anatomi Sepatu Olahraga Pria untuk Kesehatan Kaki

Kebanyakan laki-laki saat membeli sepatu olahraga pertama kali yang dilihat adalah bentuknya yang keren dan memiliki merek ternama. Tidak jarang pula membeli sepatu karena harganya terjangkau. Tapi, pernah tidak Anda membeli sepatu olahraga karena fungsinya yang bagus untuk kesehatan?

Ternyata tidak banyak orang tahu kalau sepatu olahraga yang dipakai selama ini memiliki manfaat untuk menjaga kaki agar tidak terkena cedera parah. Karena apabila kaki mengalami cedera bisa menimbulkan efek nyeri dan pembengkakan dalam waktu lama. Jika tidak diobati dengan benar bisa terjadi infeksi, bengkok maupun patah tulang.

Semua orang mempunyai haknya sendiri dalam memilih sepatu olahraga yang diinginkan. Namun juga perlu perhatikan fungsi setiap bagian sepatu agar nyaman saat digunakan dan baik untuk kesehatan. Langsung saja kita simak penjelasan fungsi anatomi sepatu olahraga pria bagi kesehatan berikut ini.

  1. Kerah Tumit

Rata-rata sepatu olahraga pria memiliki kerah di bagian tumit. Kerah ini memiliki model bermacam-macam, ada yang bentuknya seperti setengah lingkaran, ada pula yang berbentuk seperti gigitan manusia. Di sepatu biasanya kerah mempunyai bahan lebih tebal dari bagian atas lainnya dan terdapat sedikit bantalan supaya nyaman saat digunakan.

Meski mempunyai bentuk berbeda, tujuan pembuatan kerah ini sama yaitu untuk menjaga tumit dan menopangnya agar tidak cedera. Di sisi lain kerah juga berguna untuk menjaga pergelangan kaki agar tetap seimbang dan kuat ketika dipakai untuk berolahraga khususnya saat mengikuti perlombaan lari.

  1. Outsole

Outsole atau bisa disebut alas bawah sepatu. Bagian ini merupakan area khusus sepatu karenga langsung bersentuhan atau bergesekan dengan tanah dan aspal. Outsole mengambil peran penting pada sepatu olahraga yang bertujuan melindungi telapak kaki dari benda-benda tajam atau keras. Misal tidak sengaja menginjak batu saat olahraga pasti menimbulkan rasa nyeri atau parahnya bisa mengalami luka robek dalam.

Oleh karena itu, bagian bawah alas sepatu terbuat dari karet karbon dan karet tiup yang cukup tebal. Ketebalan Outsole juga bisa menjadi pengukur tahan lama atau tidak sebuah sepatu. Meski cenderung agak kaku bagian ini cukup ringan juga cukup elastis menyesuaikan gerak kaki yang fleksibel.

  1. Bagian Atas Sepatu

Biasa disebut Shoe Upper, pada sepatu atletik memiliki bahan mesh yang dapat menyerap keringat dengan baik. Otomatis kulit akan terhindar dari lembapnya air keringat saat berolahraga yang bisa menyebabkan jamur jika dipakai setiap hari. Bagian atas sepatu dijahit kemudian direkatkan dengan Outsole.

Saat menjahit yang harus diperhatikan adalah bagian jari kaki. Buatlah area tersebut sedikit lebih lebar ke samping tujuannya agar jari kaki dapat leluasa bergerak dan menjadi sumber kekuatan saat berlari maupun menendang bola.

  1. Insole

Sebuah sepatu tidak akan lengkap tanpa adanya Insole atau lapisan busa tipis. Benda tersebut tepat berada di dalam sepatu antara Outsole dan Shoe Upper. Bantalan sepatu berguna menjaga keseimbangan kaki sehingga agar tidak terjadi kontraksi saat dipakai untuk perjalanan jauh.

Bahayanya jika Insole tipis dapat menyebabkan kontraksi otot-otot, mulai dari paha hingga tulang belakang. Jika terus dibiarkan bisa menyebabkan otot lelah karena kontraksi yang berlebihan.

Itu dia fungsi anatomi sepatu olahraga pria untuk menambah wawasan Anda. Saat membeli sepatu sebaiknya lihat lebih teliti, jangan hanya mementingkan bentuk yang keren dan harga murah, tetapi juga perhatikan faktor kesehatannya juga ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *